Kamis, 20 Oktober 2011

Mendekatkan Diri Dengan Prospek Melalui Artikel Marketing

Mengapa ada blog marketing yang bisa dapat banyak komentar dan ada juga yang sepi komen? Mengapa ada marketer yang laris dan ada juga yang gagal? Salah satu pembeda adalah pada gaya penyampaian artikel blog. Artikel marketing yang bertujuan memasarkan produk atau layanan jasa hendaknya selalu memposisikan diri sebagai orang terdekat yang paham kebiasaan dan cara berpikir pembaca. Harap diingat bahwa pembaca blog adalah calon pembeli potensial Anda. Sebisa mungkin Anda harus memikirkan mereka dalam bersikap pada artikel Anda.


Jika Anda sudah menguasai topik marketing tersebut, saya yakin Anda nggak akan kesusahan mencari cara untuk mendekatkan diri dengan prospek. Tantangan artikel marketing seputar detail produk, pemilihan kata, gaya penyampaian, dan kesan yang ingin ditampilkan secara umum bukanlah hal yang sulit dilakukan. Menulis artikel marketing akan semudah Anda bicara dengan teman akrab.

Beda Segmentasi Pembaca, Beda Gaya Penulisan

Menghadapi orang yang berbeda segmen tentu membutuhkan komunikasi tertulis yang berbeda juga. Pembeda tersebut pertama-tama dilihat dari jenis kelamin. Apakah pembaca Anda cenderung memakai gaya bahasa ke-laki-laki-an atau perempuan, itulah poin utama. Kadang-kadang Anda harus berada di titik netral untuk bisa merangkul kedua golongan pembaca tersebut.




Lalu segmentasi yang kedua jenis bisnis yang mereka geluti. Apakah murni online? Atau merupakan gabungan online dan offline. Kalau Anda nulis panjang lebar di hadapan pelaku bisnis offline dengan pembahasan seputar bisnis yang murni online, hmm… dibutuhkan waktu lama agar mereka mengerti. Buru-buru mau bahas SEO dan Google Panda, bikin email saja mereka belum bisa. Jangan salah, ini sering terjadi.
Pertimbangan lain adalah latar belakang pendidikan, minat, dan kepercayaan. Isu ini sensitif sekali dan jangan sampai Anda salah deteksi. Contoh gampangnya adalah seputar artikel marketing yang mengambil ide-ide pebisnis online kontroversial, Joko Susilo. Bagi yang pro dengan Oom JS, nggak masalah kalau artikel Anda mencuplik tagline SDSA-nya yang fenomenal itu. Sementara bagi yang kontra, mending menahan diri dulu deh daripada terjadi perang sodara.

Mengapa kita perlu perhatikan segmentasi pembaca? Tujuannya nggak macam-macam, cuma satu saja. Supaya pembaca paham dan ngerti cara berpikir Anda sebagai penjual barang atau jasa melalui internet. Dengan artikel marketing yang Anda publikasikan diharapkan mereka memahami kelebihan dan kekurangan produk yang Anda tawarkan. Ujung-ujungnya mereka tak ragu membeli. Selamat berkarya!
Sumber :http://cafebisnis.com/2011-10/mendekatkan-diri-dengan-prospek-melalui-artikel-marketing/?reg=in

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.