Tampilkan postingan dengan label kromosom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kromosom. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Macam-macam Mutasi Kromosom

Dalam pelajaran biologi SMA, mutasi sering diartikan sebagai proses perubahan materi genetik. Berdasarkan substansi / materi genetik yang mengalami perubahan, dikenal ada dua macam mutasi yakni : mutasi gen ( mutasi kecil atau point mutation ) dan mutasi kromosom ( oleh beberapa kalangan sering disebut sebagai aberasi kromosom ataupun kerusakan kromosom ).
Dalam pelajaran kali ini, pelajaranbiologi-sma1.blogspot.com akan menguraikan mengenai macam-macam mutasi yang bisa terjadi pada kromosom.
Mutasi kromosom / aberasi kromosom merupakan perubahan yang terjadi pada struktur dan atau susunan kromosom dalam sel-sel mahkluk hidup.
Secaragaris besarnya, mutasi kromosom dibedakan menjadi 3 macam yaitu : Aneusomik , Aneuploidi  dan aberasi kromosom .
Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini !

Aneusomik
Perubahan ini ditandai dengan adanya perubahan susunan kromosom pada jumlah pasangannya. Ada beberapa jenis mutasi aneusomik ini, antara lain :
  • Monosomik, yaitu perubahan kromosom dimana salah satu kromosom hilang dari pasangannya . Sering dirumuskan dengan 2n - 1 ( yang berarti salah satu kromosomnya hanya satu )

  • Nullisomik,yaitu perubahan kromosom dimana ada satu pasang kromosom yang hilang. Dirumuskan dengan 2n - 2.

  • Trisomik, yaitu perubahan kromosom dimana terjadi penambahan sebuah kromosom pada salah satu pasangan homolog. Dirumuskan dengan 2n + 1

  • Tetrasomik, yaitu perubahan kromosom dimana terjadi penambahan 2 buah / satu pasang kromosom. Dirumuskan dengan 2n + 2.
Aneuploidi
Yakni perubahan kromosom yang ditandai dengan adanya perubahan jumlah set atau ploidi kromosom ( pada n - nya ).. Pada mutasi kromosom ini ditemukan ada beberapa jenis, antara lain :
  • triploidi, yaitu terjadi penambahan 1 buah kromosom pada setiap / masing-masing set kromosom. Yang semula 2n menjadi 3n
  • Tetraploidi, yaitu terjadi penambahan 2 buah kromosom pada setiap / masing-masing set kromosom. Yang semula 2n menjadi 4n.
  • Poliploidi, yaitu terjadi penambahan lebih dari 2 buah kromosom pada setiap / masing-masing set kromosom. Yang semula 2n menjadi 5n atau lebih banyak dari itu.
Aberasi Kromosom
Yakni perubahan kromosom yang ditunjukkan oleh adanya perubahan pada bentuk kromosom dengan hilangnya atau bertambahnya lengan kromosom yang berakibat pada perubahan susunan gen yang dibawa oleh kromosom.
Beberapa jenis aberasi kromosom yang dikenal antara lain :
  • Delesi / defisiensi, yaitu hilangnya beberapa bagian dari lengan kromosom
 
  • duplikasi, yaitu terjadinya penambahan bagian lengan kromosom dari bagian kromosom itu sendiri
  • katenasi, yaitu perubahan kromosom akibat pasangan kromosom homolog kedua ujungnya saling melekat satu sama lain sehingga membentuk lingkaran
  • translokasi, yaitu perubahan kromosom yang berupa penambahan bagian lengan kromosom dari kromosom lain yang bukan homolog
  • inversi parasentrik, yakni perubahan kromosom dimana terjadi pilinan kromosom sehingga terjadi perubahan letak lengan tertentu dari kromosom pada satu lengan kromosom yang sama
  • inversi perisentrik, yakni perubahan kromosom dimana terjadi pilinan kromosom sehingga terjadi perubahan letak lengan tertentu dari kromosom pada  lengan kromosom yang lainnya.
Perubahan-perubahan yang mungkin terjadi pada kromosom seperti dijelaskan di atas tentu dapat menyebabkan perubahan pada genotip dan fenotip dari organisme yang mengalami mutasi 

Rabu, 22 September 2010

KROMOSOM

Setiap sel eukariot mengandung materi genetic berupa kromosom yang di dalamnya tersimpan gen. 
Apakah kromosom itu ? 
Menurut Prof.Suryo ( 1984 ) kromosom merupakan benda-benda halus berbentuk lurus / batang / bengkok yang terdapat di dalam nucleus dan terdiri atas zat-zat yang mudah mengikat warna. Bentuk kromosom sangat jelas ketika sel sedang membelah.
                
Bagaimana struktur kromosom itu ? 
Secara structural kromosom terdiri atas: sentromer ( kinetokor ) dan lengan kromosom, yakni badan kromosom yang mengandung kromonema dan gen.Lengan kromosom terdiri atas matriks dan benang-benang kromonema. Di sepanjang kromonema terdapat “manik-manik” yang berjejer tidak teratur disebut kromomer.Di dalam kromomer terdapat lokus yg didalamnya tersimpan molekul DNA ( Deoxyribonucleic Acid ). DNA inilah yang selanjutnya dikenal sebagai gen.
                 
Bagaimanakah bentuk kromosom itu ? 
Berdasarkan letak sentromernya Bentuk kromosom ada beberapa macam, antara lain : bentuk telosentrik, dengan letak kromosom di ujung lengan kromosom
( disebut juga bentuk batang / seperti huruf i ). Hanya memiliki satu lengan kromosom. Bentuk akrosentrik, dengan letak sentromer mendekati ujung, mempunyai dua lengan, salah satunya sangat pendek ( seperti huruf J ). Bentuk sub metasentrik, dengan letak sentromer agak jauh dari ujung, mempunyai dua lengan dengan salah satu lengan lebih pendek ( seperti huruf L ).Bentuk metasentrik, dengan letak sentromer di tengah-tengah kedua lengan kromosom yang sama panjangnya ( berbentuk seperti huruf V ).
                 
Ada berapa macam kromosom yang terdapat di dalam sel mahkluk hidup itu ? 
Di dalam sel, kromosom terdiri dari 2 macam, yaitu : Kromosom tubuh ( AUTOSOM ) yang selalu dalam keadaan berpasangan ( kromosom homolog ) , dan kromosom kelamin ( GONOSOM / SEX CHROMOSOME ) yang mengandung gen penentu sifat-sifat kelamin / menentukan jenis kelamin.
               
Apakah jumlah kromosom semua mahkluk hidup itu sama ? 
Jumlah kromosom setiap jenis mahkluk hidup ternyata berbeda-beda. 
Seperti misalnya : Manusia memiliki 46 buah / 23 pasang kromosom,
@ yang terdiri dari 44 buah / 22 pasang autosom dan 2 buah / 1 pasang gonosom 
@ Formula / rumus kromosomnya di tulis :
     @ Untuk pria : 22 AA + XY atau 44 A + XY atau 22 AA,XY  , formula kromosom gametnya 22A + X dan 22 + Y
     @ Untuk wanita : 22 AA + XX atau 44 A + XX atau 22 AA,XX , formula kromosom gametnya  22A + X

Apakah rumus kromosom  di atas berlaku untuk semua mahkluk hidup ? 
Tidak semua mahkluk hidup mengikuti formula kromosom seperti manusia. Ada beberapa tipe formula kromosom dengan tipe penentuan jenis kelaminnya.Perhatikan table berikut ini.

Tabel 3.1.Penentuan jenis kelamin ( determinasi seks )

NO

TIPE
JENIS KELAMIN

BERLAKU PADA ORGANISME

KET
JANTAN
( )
BETINA
( )
  1
XX – XY
…AA,XY
….AA,XX
Manusia, mammalian, lalat Drosophylla sp.


  2.
XX – XO
…AA,XO
…AA,XX
Serangga ordo Orthoptera
( seperti belalang )


  3.
ZZ – ZW
…AA,ZZ
…AA,ZW
Kupu-kupu, ikan, burung


 4.
ZZ – ZO
…AA,ZZ
…AA,ZO
Unggas ( ayam , itik )



sumber pustaka :
D.A.Pratiwi,dkk,2006.Biologi utk SMA Kelas XII.Jakarta:Penerbit Erlangga )
http://t2.gstatic.com/images