Tampilkan postingan dengan label Tunjangan Sertifikasi Guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tunjangan Sertifikasi Guru. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Mei 2012

Guru Sertifikasi Rebutan Mengajar

Jakarta Kompas - Guru-guru bersertifikat yang mendapat tunjangan profesi satu kali gaji pokok mulai kebingungan mencari tambahan jam mengajar. Ini terjadi setelah diberlakukannya Surat Keputusan Bersama Lima Menteri tentang Penataan dan Pendistribusian Guru mulai 2012 ini.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Sesuai dengan ketentuan, guru bersertifikat bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi jika memenuhi jam mengajar tatap muka minimal 24 jam per minggu. Sebelum diberlakukan Surat Keputusan Bersama (SKB) Lima Menteri, guru bersertifikat yang jam mengajar tatap mukanya kurang dari 24 jam per minggu masih bisa memenuhi dengan tugas-tugas tambahan di luar kelas, seperti pembimbing ekstrakurikuler, wali kelas, dan tutor paket A, B, serta C.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
”Dengan adanya SKB Lima Menteri ini, beban mengajar guru benar-benar diberlakukan untuk tatap muka minimal 24 jam per minggu dan maksimal 40 jam per minggu. Akibatnya, para guru banyak yang kekurangan jam mengajar,” kata Retno Listiyarti, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, di Jakarta, Minggu (11/3). Jika tidak terpenuhi, otomatis tidak akan mendapat tunjangan sertifikasi.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Kesulitan dirasakan guru-guru mata pelajaran tertentu, seperti Agama, Kesenian, Olahraga, dan Pendidikan Kewarganegaraan, yang jatahnya dua jam per kelas per minggu. Hal ini semakin sulit terpenuhi jika rombongan belajar di sekolah sedikit, terutama sekolah swasta kecil.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Kondisi di sejumlah sekolah menjadi kurang kondusif karena dasar pembagian jam mengajar tidak merujuk pada ketentuan SKB Lima Menteri. ”Pembagian lebih didasarkan pada senioritas, bukan kompetensi dan kinerja atau prestasi,” ujar Retno.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia Iwan Hermawan. ”Jumlah guru bersertifikat semakin banyak, sedangkan jam pelajaran di sekolah terbatas,” kata Iwan.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
1,1 juta guru
Berdasarkan data Kemendikbud, dari 2,9 juta guru saat ini, sekitar 1,1 juta di antaranya sudah bersertifikat. Dari jumlah guru bersertifikat, baru sekitar 731.000 guru yang menerima tunjangan sertifikasi.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Kewajiban mengajar 24 jam mengajar tatap muka per minggu di satu sisi positif karena tugas guru menjadi efektif di sekolah. Di sisi lain, pembagian jam mengajar membingungkan kepala sekolah. ”Akhirnya yang dikorbankan guru yunior atau guru honorer,” kata Iwan.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Dalam SKB Lima Menteri, seorang guru PNS yang kekurangan jam mengajar hanya diperbolehkan menutupi kekurangan jamnya dengan mengajar di sekolah negeri saja. Padahal selama ini, banyak guru PNS yang menutupi kekurangan jam mengajar dengan mengajar di sekolah swasta miskin di sekitar tempat tugas mereka tanpa dibayar.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
”Ketentuan ini menghilangkan hak anak miskin untuk memperoleh pembelajaran dari guru yang sudah disertifikasi. Mengapa harus ada dikotomi antara siswa sekolah negeri dan siswa sekolah swasta?” kata Retno.
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar
Iwan mengatakan, semestinya pemerintah kota dan kabupaten segera melakukan pemetaan kebutuhan guru dan distribusinya sehingga rebutan jam mengajar tidak akan terjadi. (ELN)
Guru Sertifikasi  Rebutan Mengajar

Jumat, 11 Mei 2012

Pencairan Dana Tunjangan Sertifikasi Guru 2012 di Aceh Barat Daya sudah Dicairkan

Blangpidie. Dana tunjangan sertifikasi dan non sertifikasi guru triwulan pertama 2012 yang sempat tertahan di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Barat Daya (Abdya) sudah dicairkan. Dana tunjangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu dicairkan melalui rekening guru penerima.
Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Abdya, Drs Sabbihismiruddin, Rabu (9/5) mengatakan, sebagian tunjangan sertifikasi dan non sertifikasi guru sudah dicairkan, yaitu untuk guru SMA.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Sedangkan untuk guru SMP dan SD sedang dalam proses pencairan dan dalam dua hari ini dana tunjangan itu sudah masuk ke rekening guru penerima sertifikasi dan non sertifikasi.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
"Kita sudah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke DPKKD, namun karena ada kesalahan pada jumlah penerima, maka tunjangan itu belum bisa dicairkan," ungkap Sabbihis seraya menambahkan, kesalahan itu sudah diperbaiki dan dipastikan dalam dalam dua hari ke depan tunjangan itu sudah direalisasikan.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Berdasarkan data yang diperoleh, guru penerima sertifikasi di Dinas Pendidikan Abdya sebanyak 665 orang yang terdiri dari 394 orang SD, 154 orang SMP dan 117 orang SMA/SMK.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Tunjangan sertifikasi itu diberikan secara berbeda jumlah uangnya. Untuk guru yang sudah sertifikasi mendapatkan 100 persen dari gaji penuh. Sementara untuk non sertifikasi hanya mendapatkan Rp250.000/bulan untuk setiap guru.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Sabbihis mengungkapkan, dana tunjangan sertifikasi guru pada triwulan pertama itu sudah masuk ke kas daerah pada Maret 2012, namun dana tunjangan sertifikasi dari APBN itu belum bisa dicairkan, karena pada saat itu Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan belum mengeluarkan SK tentang penerima tunjangan tersebut.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Aceh Barat dalam proses
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Sementara, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Aceh Barat, Bismi SPd, mengatakan, uang sertifikasi guru untuk tahun ini sedang dalam proses dan diharapkan dalam waktu dekat segera cair.

Disebutkan, selama ini proses tersebut terkendala SK yang belum sampai dari pusat. Sebab, untuk penyaluran uang tersebut harus ada SK dari pusat. Namun ada beberapa SK yang terpaksa harus dijemput ke pusat dan baru saja dibawa pulang dan baru disalurkan secara serentak kepada guru penerima sertifikasi.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
"Penyaluran uang sertifikasi tersebut harus serentak agar tidak menimbulkan kecemburuan bagi guru yang belum menerima, sehingga kita harus menunggu SK yang belum sampai," kata Bismi, Rabu (9/5).
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Anggota DPRK Aceh Barat, Ramli SE, yang membidangi masalah keuangan meminta Disdikpora Aceh Barat untuk segera menyalurkan uang sertifikasi guru jatah tahun 2012 yang pada saat ini uang tersebut sudah ada pada kas daerah.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Ini, katanya, karena banyak guru yang mempertanyakan uang itu. Hampir setiap hari banyak guru yang datang ke bank untuk mencek dana sertifikasi ini.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Ditambahkan, penyaluran dana sertifikasi tahun 2012 harus segera dipacu agar dapat segera dinikmati guru, apalagi sekarang akan memasuki tahun ajaran baru yang pasti sangat dibutuhkan.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Dari informasi yang diperoleh, dana sertifikasi jatah bulan Januari-Maret 2012 sudah disalurkan pemerintah pusat ke kas daerah Aceh Barat sehingga diharapkan tidak terlalu lama menumpuk di kas daerah.
Pencairan Dana  Tunjangan Sertifikasi Guru  Tahun 2012  di Aceh Barat Daya  sudah Dicairkan           
Ramli berharap, ke depan pemerintah pusat sebaiknya menyalurkan dana itu langsung ke rekening masing-masing guru, sehingga proses pencairan tidak akan memakan waktu lama. (ags)

Minggu, 25 Maret 2012

Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru Tahap 1 Dibayarkan Bulan April Mendatang

JAKARTA - Para guru penerima tunjangan profesi pendidik (TPP) tidak perlu lama-lama menunggu rapelan pencairan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta TPP dicairkan tepat waktu. Yaitu dirapel tiga bulan sekali. Untuk tahap pertama, dijadwalkan cair bulan depan.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan, tahun ini tidak perlu lagi ada kasus keterlambatan pencairan TPP. Selain itu, dia berharap skenario pencairan TPP yang dirapel tiga bulan sekali tidak kacau seperti tahun lalu. Dia menjelaskan, tahun ini diharapkan seluruh guru penerima TPP tidak lama-lama menunggu pencairan rapelan.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Dia menjelaskan, pada tahap pertama TPP diterima April depan. TPP yang dikucurkan bulan depan itu merupakan rapelan sejak Januari, Februari, dan Maret. Sedangkan untuk tahap kedua nanati, TPP dijadwalkan cair pada Juli. Lalu untuk tahap ketiga TPP cair pada Oktober, Kemudian gelombang terakhir pencairan TPP peride 2012 dijadwalkan Desember. "Harus dipaskakan untuk bisa dicairkan sesuai aturan. Yaitu dirapel tiga bulan sekali," tegas mantan Rektor ITS itu.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Dia mengatakan, tahun lalu masih ada keluhan jika TPP dicairkan setahun sekali. Sekitar penghujung Ramadhan menjelang Idul Fitri. Muncul dugaan, uang yang sejatinya sudah disetor oleh pemerintah pusat ini ditimbun dulu oleh pemerintah kabupaten atau kota untuk dikeruk bunga simpanannya.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Nuh mengatakan, pihaknya mulai tahun ini akan memantau lebih dalam terkait pencairan TPP ini. Dia sudah berkoordinasi dengan Inspektorat Jendral (Itjen) Kemendikbud untuk menelusuri jika ada pencairan TPP yang nyangkut. Kerja dari Itjen Kemendikbud ini akan melihat perkembangan pada April nanti. Jika ternyata sudah tersalurkan ke guru, maka proses pencairan TPP sudah berjalan baik. Sebaliknya, jika masih ada guru yang belum menerima TPP berarti ada persoalan di daerah.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Sementara terkait persoalan klasik yaitu jumlah nominal TPP tidak sama dengan gaji pokok Nuh mengatakan terkendalam persoalan pendataan. Dia mengatakan, TPP untuk pencairan 2012 ini sudah disusun pada atau direncanakan pada 2011 lalu.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Sehingga, data yang digunakan adalah gaji guru PNS pada 2011. Tapi, pada kenyataannya selama 2012 telah terjadi kenaikan pangkat pada sejumlah PNS. Nah, di sinilah letak persoalan ini. Dia masih terus berkoordinasi untuk mencai formulasi untuk mengantisipasi ketidak cocokan antara nominal TPP dengan gaji pokok PNS.Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Seperti diketahui, besaran TPP setiap bulan untuk guru PNS diterima sebesar satu kali gaji pokok. Sedangkan untuk guru non PNS, besaran TPP ditetapkan Rp 1,5 juta per orang per bulan. Tujuan dari pemberian TPP ini untuk peningkatan kesejahteraan guru, melalui peningkatan profesionalisme mengajar.
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang           
Tahun ini, diperkirakan guru yang berhak menerima TPP berjumlah 746.700 orang. Dalam postur APBN 2012, uang yang disipakan untuk pembayaran TPP ini mencapai sekitar Rp 30 triliun. Jumlah ini naik sebesar Rp 12,1 triliun dibandingkan dengan APBN-P 2011. (wan)
Pembayaran Tunjangan  Sertifikasi Guru  Tahap 1  Dibayarkan Bulan April Mendatang