Sabtu, 17 Maret 2012

Bagaimana Memperoleh Kepercayaan Bank

Kepercayaan adalah barang yang mahal dalam hal apapun. Bagi seseorang yang ingin berbisnis, salah satu kepercayaan yang harus di raih adalah kepercayaan pihak Bank. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bisa meraih kepercayaan Bank.

1. Tentunya bisnis anda ada dan sudah berjalan minimal satu tahun bahkan ada yang mensyaratkan dua tahun, ini menunjukkan anda sudah berpengalaman dalam bidang usaha anda dengan segala dinamikanya.

2. Pada saat bisnis anda sudah berjalan sesegera mungkin uruslah berbagai surat izin yang berkaitan dengan bisnis anda, biasanya berupa SIUP,SITU,TDP, dan lain-lain sesuai dengan peraturan yang berlaku. Istimewanya di Indonesia orang bisa buka usaha dulu misalnya membuka toko tanpa izin baru kemudian setelah toko jalan baru ngurus izin. Berbagai izin ini dijadikan oleh bank sebagai bukti legalitas usaha dan melihat umur usaha anda. Maka dari itu uruslah surat izin usaha anda sesegera mungkin.

3. Sebisa mungkin buatlah catatan mengenai data penjualan harian, pembelian barang dagang dan jumlah aset. Biasanya Bank bersedia membantu untuk pembuatan data ini dari hasil catatan sederhana dari usaha anda.

4. Buka lah rekening bank sesegera mungkin, usahakan memasukkan uang pendapatan secara berkala misalnya dua hari sekali atau setiap hari, dan kemudian melakukan penarikan untuk kepentingan usaha anda. Ini untuk membuktikan lalulintas uang di usaha anda benar benar terjadi dan menunjukkan perputaran uang anda dan bahwa anda benar-benar berbisnis. Biasanya Bank mensyaratkan fotocopy rekening tabungan enam bulan terakhir sebagai salah satu persyaratan. Apa jadinya kalau anda menyimpan uang hasil usaha di bawah bantal.?

5. Jangan pernah terlibat kredit macet. Data setiap nasabah bisa dilihat secara online di Bank Indonesia, baik itu kartu kredit, leasing, atau lainnya . Misalnya anda memiliki kredit macet pada saat membeli sepeda motor secara kredit, atau pembayaran kartu kredit anda pernah macet nama anda bisa tercantum di Bank Indonesia sebagai kreditur bermasalah,

6. Lengkapi dokumen pribadi anda, seperti KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah, NPWP. Semakin lengkap semakin baik

7. Bila bisnis anda berupa toko atau bengkel, buatlah Billboard atau Papan Merek Usaha anda dengan bentuk atau tampilan yang meyakinkan, demikian juga dengan penataan ekterior dan intrior toko anda, ini menunjukkan anda orang yang bersungguh sungguh dalam bisnis anda.

8. Mintalah referensi dari rekan usaha anda atau distributor anda, bahwa anda benar rekan bisnis mereka.

9. Agunan yang mencukupi untuk jumlah dana yang akan dipinjam, namun dalam hal agunan ini ada berbagai macam kebijakan dan keringanan terutama untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

10. Sebagai tambahan dari saya. Ini tidak dicantumkan dalam buku teori manapun. Tampillah sederhana dan bersahaja di hadapan pihak Bank. Jangan tampil dengan penampilan berlebihan, asumsinya Bank tidak ingin dana yang dipinjamkan digunakan untuk membiayai gaya hidup anda yang berlebihan itu.
Semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk kesuksesan kita bersama. Saran dan kritiknya sangat diharapkan. wasalam.

Penulis : Imam Suryanta
Blog : www.wira-usahaku.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.