Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Februari 2012

Perdagangan Internasional | Geografi IPS SMA SMP

Geografi SMA adalah suatu pelajaran untuk mengetahiu status sosial suatu Negara. termasuk di dalam nya Perdagangan Internasional. Berikut saya akan mencoba menjelaskan apa yang dimaksud dengan perdanganan International yang saya kutif dari artikel web lain. Selamat Membaca
Perdagangan Internasional adalah proses penyaluran barang dan jasa dari negara produsen ke negara konsumen tanpa mengubah atau memproses suatu barang dengan tujuan memperoleh keuntungan

Faktor yang Mendorong perdagangan Internasional
1. Perbedaan Sumber Daya Alam(SDA)
2. Perbedaan Teknoloi
3. Perbedaan Iklim
4. Perbedaan Budaya
5. Tidak semua negara bisa memenuhi kebutuhannya sendiri

Dampak Positif Perdagangan Internasional
1. Meningkatkan Kesejahteraan
2. Mempercepat Pembangunan
3. Meningkatkan sumber daya manusia
4. Alih Teknologi

Dampak Negatif Perdagangan Internasional
1. Menimbulkan ketergantungan kepada negara lain
2. Cenderung statis
3. Pengusaha yang tidak kompetitif terancam gulung tikar
4. Adanya perubahan nilai sosial budaya

Teori Perdagangan Internasional
Teori keunggulan mutlak(Adam Smith)
"Timbulnya perdagangan internasional di karenakan masing masing negara melakukan spesialisasi terhadap produk yang menjadi keunggulannya"

16 Tenses Membuat Kalimat | Bahasa Inggris SMA, SMK SMP


Tenses Membuat Kalimat | Bahasa Inggris SMA, SMK SMP
Bahasa Inggris sma menjadi suatu mata pelajar anak SMA, SMK SMP, murid-murid selalu ingin tahu bagaimana membuat kalimat dan bagaimana merangkai kata-kata dengan tenses. Tenses ada 16 berikut penjelasan tentang Tense
Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah pada umumnya masih berkendala. Bagi guru, menemukan metode yang tepat untuk setiap kompetensi merupakan kesulitan yang paling sering dialami. Para siswa mengalami kesulitan dalam banyak hal. Kosa kata, structure, budaya dan penerapannya adalah kesulitan klasik bagi mereka. Ada kendala-kendala yang menjadikan hal tersebut terjadi, misal kurangnya sarana pemelajaran. Salah satu kesulitan siswa adalah  structure, merupakan kesulitan yang hampir tidak ada solusinya. Hal ini dikarenakan adanya hafalan yang bagi siswa tertentu sangat sulit melakukannya. Menghafal rumusan tenses merupakan satu hal yang paling populer. Hal ini karena tenses merupakan aturan pertama yang digunakan dalam menyusun kalimat dalam bahasa Inggris.
Bagaimana menyusun kalimat dalam bahasa Inggris dengan tenses yang benar tanpa banyak menghafal rumusan tenses?

Yang pertama diperhatikan yaitu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris itu wajib ber-Subject dan ber-Predicate, atau ditulis S + P. Inti dalam membuat kalimat dalam bahasa Inggris adalah Predicate-nya, karena dalam predicate terdapat pesan yang disampaikan berhubungan dengan makna pesan tersebut. Predicate bisa bermakna harfiah sesuai arti kata kerja yang ada di dalamnya maupun bermakna kontekstual, dan juga membawa pesan waktu dilakukan, termasuk lampau, sekarang atau biasa dilakukan, yang akan datang serta telah selesai dan sedang dilakukan.

Berhubungan dengan arti harfiah kata kerja bisa dilihat di kamus bahasa Inggris, sementara pemaknaannya bisa berbeda-beda. Satu kata kerja bisa mempunyai banyak arti bergantung pada konteksnya, maka untuk membeli kamus usahakan kamus yang mempunyai banyak arti, dan contoh penggunaannya.

Waktu suatu pekerjaan dilakukan dimulai dari pengenalan bentuk kata kerja. Dalam pembahasan umum kata kerja hanya dibagi dalam tiga bentuk yaitu kata kerja yaitu kata kerja bentuk pertama (VI) atau present, bentuk kedua (VII) atau past, bentuk ketiga (VIII) atau past participle. Tetapi dalam pembahasan ini penulis menggabungkan bentuk-bentuk kata kerja yang lain sehingga ada 5 (lima) bentuk kata kerja. Yang pertama yaitu kata kerja infinitive (V-inf) atau kata kerja asal digunakan pada future tenses dan kalimat ber-modal, bentuk pertama, present (VI) digunakan pada present tenses, bentuk kedua, past (VII) yang digunakan pada past tenses, bentuk ketiga, past participle (VIII) yang digunakan pada perfect tenses dan kalimat passive, bentuk –ing (V-ing) digunakan dalam continuous tenses. Kata kerja VIII dan V-ing sering juga digunakan sebagai adjectives.
Dalam bentuk matrik seperti di bawah ini:


V-inf

(biasa diawali dengan to -)
VI
present
VII
past
VIII
past participle

V-ing

present participle
sekedar
arti
Go
go, goes
went
gone
going
pergi
Have
have, has
had
had
having
mempunyai
Make
make, makes
made
made
made
membuat
Come
come, comes
came
come
coming
datang
Do
do, does
did
done
doing
mengerjakan, melakukan
See
see, sees
saw
seen
seeing
melihat, bertemu

Structure words dan modal

Be
is, am, are
was, were
been
being
adalah, merupakan, berada dll.
Have
have, has
had
-
having
telah
Do
do, does
did
-

2. Tense Names

Nama-nama tenses diambil 3 (tiga) nama dasar waktu yaitu;

past (lampau),

present (sekarang),

future (yang akan datang)

ditambah

perfect (rentang waktu/ telah/ selesai) dan

continuous (sedang terjadi)

Tenses terdapat pada predicate, sehingga perlu diperhatikan verb (susunan kata kerja) dalam dalam predicate.

NO

NAME OF TENSE

TIME

VERB

1 Past lampau

VII

2 Present sekarang

VI

3 Future yang akan dating

will/shall + V-inf

4 Perfect sudah, telah selesai

have + VIII

5 Continuous sedang berlangsung

be + V-ing

6 Passive

berarti: di … / ter ….

be + VIII

Nomer pada kolom paling kiri adalah urutan penamaan tenses. Urutan terakhir, passive, tidak masuk elemen tenses, tetapi secara struktur dia masuk pada urutan terakhir pada predikat.


Penamaan tenses dimulai dari nomor 1 atau 2 lalu dilanjutkan 3, 4, 5. Nomor 1 dan 2 hanya diambil salah satu 1 atau 2, past atau present.

Tersusun 12 nama tenses utama yaitu:

Past

Past Perfect

Past Continuous

Past Perfect Continuous

Present

Present Perfect

Present Continuous

Present Perfect Continuous

Future

Future Perfect

Future Continuous

Future Perfect Continuous

Ditambah 4 nama Conditional tenses yaitu:

Past Future

Past Future Perfect

Past Future Continuous

Past Future Perfect Continuous


Penamaan dimaksud bertujuan hanya untuk mempermudah menyusun kalimat, bukan penamaan resmi.


3. Kejadian nyata dan mengungkapkannya dalam kalimat.


Untuk mengungkapkan suatu kejadian nyata menjadi kalimat, perlu dilihat kapan itu terjadi.

Misal:


1. Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang.

2. Ketika aku berjalan ke sekolah, aku bertemu dengan dia.

3. Dia mengajar di SD Negeri 3 Bulakamba.

4. Jarak dari Solo ke Yogya 60 km.

5. Matahari terbit dari timur.

Kalimat pertama, Kemarin siang aku pulang dari sekolah sekitar jam 2 siang, terjadi di waktu lampau (Past), tidak ada unsur selesai (Perfect) dan sedang terjadi (continuous).

Jadi hanya ada : Past : VII ===> S VII

Menjadi: Yesterday, I (VII +go= went) home from school at about 2 o’clock in the afternoon.

Sorry, it hasn’t

finished yet.


I hope it will be helpful.

Kamis, 23 Februari 2012

Membuat kalimat tenses/tense dalam bahasa inggris

Apa kabar pecinta Soaljawaban ujian. kali ini kita akan membahas kalimat tenses dalam bahasa Inggris.
Membuat kalimat tenses/tense dalam bahasa inggris
Membuat kalimat bahasa Inggris yang benar yang disesuaikan dengan waktu. Sebelum menyusun kalimat, anda akan mempelajari beberapa jenis kata yang merupakan basic / dasar dalam penyusunan kalimat bahasa Inggris. Misalnya; kata benda, kata sifat, kata kerja, kata ganti, kata keterangan, dll. Setelah anda memahami penjelasannya, anda dapat mengerjakan latihan yang sangat bervariasi. Semakin banyak anda mengerjakan latihan yang bervariasi maka anda akan semakin memahami / mengerti bagaimana sebenarnya menyusun kalimat bahasa Inggris yang benar.


a. kalimat nominal

Kalimat nominal adalah kalimat yang subjeknya bukan berupa kata kerja ( Nonverb ) kalimat yang bukan kata kerja adalah " noun,adjective,adverb,proposition"

Berikut ini kita akan membuat kalimat nominal menggunakan tenses simple present tense.

I am a student
( saya adalah seorang pelajar )

catatan: Mengapa kita menggunakan "tobe" am pada kalimat tersebut? karena di depan subjek I merupakan "noun"atau kata benda. ketika subjek bertemu kata benda kita harus meletakkan " to be" di depan subjek.

b. Kalimat Verbal 

Kalimat verbal adalah kalimat yang subjek nya menggunakan kata kerja.

Berikut ini kita akan membuat kalimat verbal menggunakan tenses simple present tense.

I go to school
( saya pergi ke sekolah )
catatan : kita tidak boleh menggunakan "tobe" di depan subjek jika di depan subjek merupakan kata kerja.

Selasa, 21 Februari 2012

Jadwal Ujian Nasional 2012 | SMK SMA Taman Siswa



Jadwal Ujian Nasional 2012 | SMK SMA Taman Siswa Pada tanggal 21 Januari 2012, bertempat di SMK Taman Siswa Cibadak, telah diselenggarakan rapat persiapan UN SMK 2012 di lingkungan Disdik Kabupaten Sukabumi. Rapat ini adalah rapat tentang UN 2012 yang kedua kalinya, dan sebagai pemantapan dari hasil rapat sosialisasi UN di SMA Ar-Rahman Bojonggenteng pada tanggal 11 Januari 2012. Beberapa catatan hasil rapat koordinasi tersebut adalah sebagai berikut.
Agenda Kegiatan UN dan US yang disepakati dalam rapat adalah sbb:
 Ujian praktik kejuruan (ujikom) harus sudah selesai dilaksanakan selambat-lambatnya sebulan sebelum pelaksanaan UN utama. Atau  paling lambat selesai tanggal 16 Maret 2012.

  Jadwal US 2012
-           Disepakati  mulai 20 s.d 26  maret  2012
Jadwal UN teori 2012:
-       Senin, 19 Maret 2012   Teori Kejuruan  (ralat terakhir dari BSNP)
-          Senin 16 April 2012   Bahasa Indonesia
-          Selasa 17 April 2012  Bahasa Inggris
-          Rabu 18 April 2012  Matematika.
Pengumuman kelulusan Sabtu 26 Mei 2012
Semua SMK penyelenggara UN harus segera memiliki bahan rujukan di bawah ini dalam bentuk hardcopy untuk dilampirkan di dalam Program Kerja UN 2012, yaitu:
1. Permendikbud No 59 Tahun 2011 tentang UN 2012
2. POS UN SMP-SMA Tahun Pelajaran 2011/2012 (POS UN hasil revisi KLIK DI SINI)
3. Kisi-kisi Soal UN SMP, SMA, SMK Tahun 2012
4. Kisi-kisi Soal Ujian Kompetensi Kejuruan
5. Soal Ujian Praktik Kejuruan Tahun 2012
6. Pedoman Ujian Praktik Kejuruan 2012
7. Instrumen verifikasi Kelayakan Penyelenggara UPK 2012 sesuai dengan kompetensi keahlian yang di UN-kan
8. POS US yang dibuat sekolah (Contoh POS US SMK revisi KLIK DI SINI)

Persiapan UN yang harus dilakukan meliputi:
1.Persiapan administratif:
•Menyusun program UN,
•Membuat nota kesepakatan (MoU) dengan pihak Du/Di untuk pelaksanaan UPK (Ujikom),
•Menyusun POS US, dll,
2. Persiapan kemampuan peserta
Kegiatan pemantapan/pengayaan untuk:
Ujian Mapel B. Indo, B. Ing, Mat
Ujian Teori kejuruan
Ujian Praktik Kejuruan,
3. Persiapan fasilitas UN
Ruangan ujian teori yang representatif, dengan sound sistem yang memadai,
Membersihkan ruangan dari cart dan gambar2 peraga
Menyiapkan peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk UPK (Ujikom)
Naskah soal UN terdiri atas 5 (lima) paket untuk setiap mata pelajaran. Dibagikan kepada peserta UN dengan cara seper ti berikut:

P1 = Pengawas 1
P2 = Pengawas 2
Kriteria Lulus dari Satuan Pendidikan
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan
setelah:
a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas:
(1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia,
(2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan
kepribadian,
(3) kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok
mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan ;
c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
d. lulus Ujian Nasional.
Kriteria nilai baik untuk empat kelompok mata pelajaran agama akhlak mulia, kewarganegaraan, kepribadian, estetika, jasmani, olah raga dan kesehatan ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing
Kriteria kelulusan peserta didik dari US/M ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing
NS = 0,6 NUS + 0,4 NR
Keterangan:
NS : Nilai Sekolah/Madrasah
NUS : Nilai Ujian Sekolah/Madrasah
NR : Rata-rata Nilai Rapor SMK : semester 1 sampai 5.
Nilai Akhir :
NA = 0,6 NUN + 0,4 NS
Peserta didik SMK dinyatakan lulus UN apabila peserta didik mencapai  nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan NA tiap mata pelajaran paling rendah 4,0.
Contoh Simulasi perhitungan nilai kelulusan siswa silakan KLIK DI SINI
Demikian hasil kesepakan kita SMK-SMK di Kabupaten Sukabumi. Selamat bekerja, semoga sukses!!!!