Taksi berangkat jam 05.40 dari Bekasi dan kebetulan jalan masih belum begitu macet sehingga saya bisa lebih bersantai. Taksi sudah melewati gerbang tol Jatibening saat Bullhead saya menunjukkan jam 05.57..hmm masih banyak waktu!
Entah kenapa Seiko bullhead hitam begitu sulit dijumpai di pasaran. Bahkan di tempat-tempat penjualan jam bekas pun tidak pernah saya jumpai. Selalu yang tersedia yang berwarna dial coklat. Pernah sekali saya ditawari oleh seorang pedagang keliling tapi kondisinya tidak bagus. Mungkin memang seiko hanya membuat dial hitam dalam jumlah yang lebih sedikit? karena keberadaannya yang jarang ini maka banyak orang penasaran untuk bisa memilikinya.
Memang saya akui, tipe inilah yang paling eye catching dari jajaran seiko automatic chronograph. Mesin sama menggunakan cal.6138 tapi desain casingnya sungguh menggugah rasa penasaran untuk memiliki dan kalau dipakai selalu bisa menarik orang untuk melirik. Saya ingat sekali saat mendapatkan jam ini dengan tidak sengaja di sebuah kios kecil kakilima di Pasar Johar Semarang.