Tampilkan postingan dengan label Omega. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Omega. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juli 2009

All about Omega Vintage!

Brosur-bosur lama Omega ini saya dapatkan dari seseorang yang memang getol mencari dan membeli barang apapun terkait dengan jam tangan. beberapa buah brosur lama ini dia dapat dari sebuah toko jam lama yang udah hampir tutup, ternyata toko itu memiliki banyak dokumentasi mengenai Omega saat menjadi agen Omega di Indonesia. Berikut adalah detail dari brosur-brosur itu.


Gambar dibawah adalah buku manual dari Omega Flightmaster. Brosur ini dicetak di Swiss tahun 1970.

Buku garansi dan sertifikat Omega lama.

Emblem besar yang biasanya diletakkan di toko agen jam Omega. Terbuat dari mika tebal

Aksesoris terbuat dari logam yag biasanya digunakan di bawah pajangan jam tegak.

Rabu, 11 Maret 2009

Hands on Omega Vntage Watches

Beberapa pertanyaan yan sama saya terima mengenai mengapa begitu banyak desain jarum jam dan menit (hands) dan sebutan yang berbeda-beda untuk tiap desainnya. Pada mulai tahun 50-an Omega mulai banyak menggunakan variasi desain jarum. Perbedan jarum juga selain untuk menunjukkan peruntukan jam itu (misal jam diver, jam military dll) juga untuk alasan estetika dan trend pada masa itu. Berikut adalah jenis-jenis desain jarum jam Omega pada tahun 1954 yang di publikasikan secara resmi.



Dan berikut adalah contoh penerapannya pada beberapa jenis tipe Omega:

Dauphine hands


Leaf hands


Faceted Dauphine

Luminous Dauphine


Jumat, 07 November 2008

OMEGA Seamaster Chronograph Cal.1040

Sepulangnya dari Malang saya mampir dulu ke kantor karena ada beberapa hal yang harus saya kerjakan. Selain itu juga saya ingat kalau akan ada paket untuk saya dari seseorang di Malang yang mengirimkan sebuah jam Omega.

Setelah dengan susah payah membuka paket (karena oleh kantor di Malang paket tersebut ditutup pakai kayu dan dipaku!) akhirnya saya dapatkan jam ini: OMEGA Seamaster Chronograph automatic.


Menurut informasi yang saya dapat, tipe seperti ini adalah tipe speedmaster mark 3 dengan mesin automatic chronograph cal.1040. Namun anehnya di dial tertulis SEAMASTER dan bukan Speedmaster. Pada caseback juga terdapat gambar seamonster dan tulisan Seamaster disertai logo Omega. Kemudian saya browsing ke beberapa website yang menjual jam-jam seperti ini dan juga menanyakan ke forum Omega di Time zone. Dari forum ini saya mendapatkan jawaban:

"Originally the Speedmaster line was part of the Seamaster line and that is why we still see the Seahorse on the case back emblem today on Speedmasters. You can read about it by going to this article by Chuck Maddox. In the article you'll find a chart that shows which Speedmasters were labeled with the Seamaster marking on the case backs".

"they were identical to the Speedmaster Mark II except for the dial. For the most part, the Speedy MKIIIs had black dials and white hands, while the Seamaster versions had blue dials and white and orange hands".

"The non-marking (Mark III), occurred in some parts! This can be seen in Mark IV too! Unusual, but original! Congrats Use it with health! Cheers from Brazil !"

"I'm so glad you came into possession of this beautiful piece. Congratulations! I have, by the way, seen a gold variant of this model, on the wrist of a retired Secret Service agent. Stunning!"

Saya juga mendapatkan versi Seamaster chronograph lain dengan casing speedmaster mark 3 ini di beberapa website, salah satunya www.timeman.net yang menjual versi seamaster ini lebih mahal dari versi aslinya (speedmaster mark 3).

Ciri menonjol dari tipe mark 3 ini adalah desain casingnya. Orang menyebut casing seperti ini dengan 'Volcano case' karena bentuknya yang menyerupai gunung api. Orang-orang juga menggolongkan tipe casing seperti ini dalam jajaran flightmaster case dengan tinggi case 17mm!. Dari hasil browsing tipe ini, didapati beberapa perbedaan arah serat casing. Beberapa contoh di internet memiliki serat casing yang dibuat vertikal (kebawah) sampai dengan bagian bawah casing dan desain lain serat casing bagian atas horisontal dan bagian bawah arah seratnya vertikal. Ini juga membingungkan karena tidak ada penjelasan resmi apakah ada maksud dari perbedaan finishing casing tersebut.

Pada caseback terdapat logo seamonster yang tipis. Awalnya saya ragu kok tipis begini grafirannya, ternyata setelah saya bandingkan dengan yang saya lihat di website lain juga sama, bahkan ada yang lebih buruk buatannya (tidak jelas).

Movement yang digunakan merupakan movement yang dibuat atas kerjasama antara Omega dan Lemania. Cal.1040 adalah mesin Lemania cal.1341 dan merupakan mesin chronograph automatic pertama yang digunakan oleh Omega. Pada tahun 1973 movement diperbaiki dan dibuat versi chronometer-nya dan diaplikasikan di Speedmaster 125.

Rantai menggunakan model rantai speedmaster dengan ujung rantai yang melebar menyesuaikan dengan lebar lugs.

Jam ini sebenarnya memiliki 7 buah jarum. Namun jarum penunjuk fungsi 24 hours diganti sebuah lempengan dengan penunjuk waktu berbentuk segitiga berwarna biru. Jarum detik berwarna putih diletakkan bertumpuk dengan plat penunjuk 24 hours. Jarum jam dan menit berwarna putih sedangkan 3 jarum lainnya berwarna orange.



Senin, 03 November 2008

Saturday Visit to Bojong Gede: Omega Collection

Hari sabtu kemarin kebetulan kantor saya sedang ada acara training di daerah Ciawi. Setelah selesai membuka training saya langsung ngacir ke Bojong gede mengunjungi sobat lama sesama penggemar jam yang sudah dianggap sesepuh.

Saat tiba dan berbasa-basi sejenak sambil melihat-lihat rumahnya yang dipenuhi barang-barang antik, kami langsung ke pokok masalah: melihat-lihat koleksinya yang ada di rumah (karena sebagian dia taruh di kantor). Begitu semua dikeluarkan, dibuka dan dibahas satu persatu ternyata malah memuat meja jadi berantakan. Gambar dibawah terlihat sang tuan rumah sedang mengidentifikasi koleksi-koleksinya yang ditaruh di koper jam, kontainer plastik wadah sayur dan tas kresek plastik!

Beberapa koleksi yang menarik saya coba abadikan di sini:

The biggest, the heaviest Omega speedy I've ever seen! Speedy 125 limited edition only 2000 pieces in the world!

Constellation Calendar dalam kondisi yang unbelievable mulusnya!

Constellation Calendar Gold capped yang sudah terdapat aging pada dialnya..hmmm nice aging!

Seamaster cal.503 with nice and beautiful hands!

Seamaster Diver 120m dengan jarum detik berwarna biru...hmm rare item!

Sebagian dari koleksi-koleksi diatas dijual di blog beliau http://marga-watches.blogspot.com.
Acara kunjungan diakhiri dengan makan siang berupa babat dan usus bacem, sayur asem dan our favourite lalap: PETE!

Minggu, 07 September 2008

OMEGA Seamaster cal.501

Mengoleksi jam-jam Omega antik semakin menarik saja karena desainnya yang sangat variatif dan mesinnya yang relatif bandel. Baru-baru ini saya beruntung mendapatkan 2 versi Omega dengan movement full rotor generasi pertama yang dibuat pada akhir tahun 50-an, yaitu cal.501.

Omega 501 ini memiliki case back yang polos dan ini dibuat sebelum desain case back yang digrafir dengan jelas logo seamonster dan untuk membukanya dengan dicongkel.

Kebetulan cal.501 ini memiliki 2 desain dial yang berbeda dan keduanya sangat klasik penampilannya. Omega cal.501 dibawah ini memiliki dial yang unik karena sepintas memiliki 2 warna dial (two-tone) dengan lingkaran bagian luar terlihat lebih gelap. Kombinasi yang menarik lain adalah pemakaian indeks dengan kombinasi indeks berbentuk ujung tombak dan arabic number. Desain jarum jam adalah dauphine hands. Omega ini dipasangkan rantai antik generik dengan model jalinan beras.

Omega 501 yang kedua relatif lebih kalem desainnya dengan warna dial putih dan penggunaan indeks ujung tombak. Ciri khas dari omega pada tahun-yahin ini adalah desain lugs-nya yang tebal karena itu sering disebut sebagai heavy lugs.



Selasa, 02 September 2008

OMEGA Seamaster Chronometer cal.751

Saya pernah menjumpai jam tipe ini dikenakan oleh sobat saya sesama penggemar jam kuno. Keinginan untuk bisa memiliki tipe ini lenyap sudah saat saya diberitahu bahwa jam tersebut sudah dijual karena kepada orang lain.

Suatu hari saat bertemu dengan salah seorang pedagang keliling saya lihat dia pakai jam yang saya inginkan dulu dan segera saya minta dan saya tawar. Semula dia menolak karena jam ini merupakan salah satu jam kesayangan dia dan tidak mau dijual. Tapi akhirnya dia luluh juga dan memberikan jam ini kepada saya.

Jam ini adalah Omega Seamaster yang unik karena desain casingnya besar dan jauh lebih besar dari versi Seamaster biasanya. Diameter jam ini sekitar 39mm dan menggunakan rantai yang serupa dengan yang digunakan pada jam-jam speedmaster.

Keunikan lain adalah movement yang digunakan adalah cal.751 dan sudah mendapatkan sertifikasi chronometer. Tipe seamaster vinatge jarang sekali yang menggunakan movement dengan sertifikasi chronometer seperti ini. Mesin-mesin ini biasanya digunakan untuk Constellation.

Kalau anda perhatikan kaca mika yang digunakan pada jam ini memiliki inner magnifier yang besar karena jam ini memiliki feature day-date sehingga magnifier-nya menyesuaikan dengan besaran day-date.

Saat dikenakan di pergelangan tangan Seamaster ini terlihat sangat gagah dan kelihatan keseluruhan jam ini memenuhi pergelangan tangan saya.

Rabu, 13 Agustus 2008

OMEGA Speedmaster 'Pre Moonwatch' cal.861

Omega speedmaster sangat identik dengan perjalanan ke ruang angkasa dan dikaitkan dengan salah satu tools yang digunakan para astronot pada era akhir tahun 60-an. Bermula dari keinginan NASA untuk melengkapi awaknya dengan alat pencatat waktu yang tepat dan handal dalam kondisi ekstrim maka dipilihlah Omega Speedmaster setelah melalui serangkaian test yang ketat.


Akhirnya pada tahun 1965 NASA menggunakan secara resmi Omega Speedmaster pada misi perjalanan ke angkasa luar. Adalah Edward White yang pertama kali menggunakan Omega Speedmaster saat melayang di angkasa luar (lihat foto diatas). karena kesuksesan ini maka secara resmi Omega menggunakan kata Professional pada setiap Omega Speedmaster yang diproduksi.

Omega Speedmaster pertama kali diluncurkan ke pasar tahun 1958 dengan ref. CK 2915 (produksi mulai tahun 1957). Desain jam dengan 3 sub register menampilkan pesan bahwa jam speedmaster adalah jam 'serius' dan lebih menunjukkan fungsi sebuah Tools daripada hanya sekedar penunjuk waktu. Model pertama ini menggunakan manual movement cal.321 dan saat ini sudah dikategorikan sebagai 'very rare'!

Pada tahun 1959 Omega melakukan upgrade pada versi awal dengan mengeluarkan ref.CK 2998. Perubahan ada pada penambahan O seal pada kenop chronograph dan perubahan pada jarum. Produksi delanjutkan sampai akhirnya Walter Schirra menggunakan Speedmaster ini untuk misi Mercury Atlas ke ruang angkasa.

Pada tahun 1968 Omega mengganti cal.321 dengan cal.861 (ST 145.022) yang memiliki banyak kemiripan dengan Omega moonwatch modern. Perbedaan ada pada desain dial yang lebih tegas penampilan 'pie pan'nya yang membuat dial seolah bertingkat. Desain case back juga masih menggunakan logo seamonster dan tulisan SPEEDMASTER sedangkan desain Omega moonwatch yang baru sudah menggunakan tulisan "First watch in the moon". Omega tipe ini sering disebut sebagai Pre-moon karena memang dikeluarkan setahun sebelum peristiwa mendaratnya manusia di bulan. Tipe ini hanya dibuat dari tahun 1968 sampai awal 1969 karena itu saat ini sangat sulit untuk bisa menemukan tipe Speedmaster masa 'transisi' ini.

Penggantian movement dari cal.321 dengan cal.861 oleh banyak pengamat lebih didasarkan
faktor ekonomi. Baik cal.321 maupun 861 basisnya adalah dari movement Lemania cal.CH 27-12 untuk cal.321 dan Lemania 1871 untuk cal.861. Mesin cal.321 adalah mesin manual yang sophisticated. Untuk memproduksinya butuh biaya yang tinggi dan butuh keahlian khusus untuk maintenance dan repair. Sedangkan cal.861 sebaliknya.

Lebih murah bukan berarti cal.861 lebih rendah mutunya, karena Lemania pada saat itu sangat terkenal dengan mesin-mesin chronographnya yang tangguh. Tidak heran Omega tetap menggunakan mesin 861 sampai beberapa tahun lamanya sampai akhirnya keluar versi baru yaitu cal.1861.


Suatu kali saya mengajukan sebuah pertanyaan di forum Omega di timezone mengenai apa yang akan mereka pilih: Omega Pre moon 861 atau Moonwatch 1861 yang perbedaan usia keduanya sekitar 28 tahun. Mayoritas yang menjawab 'polling' itu memilih Omega Speedmaster Pre-moon sebagai pilihan utama. Walau desain antara pre moon dan moonwatch 861 relatif sama namun banyak dari penggemar Omega yang mengatakan bahwa Omega Pre-moon lebih ber-'karakter' daripada versi penerusnya. Mungkin pendapat ini didasarkan pada sejarah Pre-moon itu sendiri dan keberadaannya yang tidak banyak.

Kondisi Omega Pre-moon ini masih sangat baik dilihat dari kondisi secara keseluruhan dan kinerja mesin yang masih akurat. Diameter casing 42mm terlihat sangat gagah dan menarik saat dikenakan. Index marker sudah kelihatan memudar dan jarum sudah sebagian cat-nya mengelupas karena faktor usia. Menurut seorang rekan masalah jarum ini bisa diperbaiki namun kok sayang ya karena memang usia jam ini sudah hampir 40 tahun jadi kayaknya wajar memiliki 'kekurangan' seperti itu.

Mika masih original dan dalam kondisi yang masih sangat bagus. Pada tengah-tengah mika terdapat logo Omega dengan sangat jelas. Kaca mika pada Omega pre-moon ini setelah diamati lebih tinggi dari versi penerusnya. Rantai tebal dalam kondisi yang juga masih sangat bagus. banyak orang yang mengatakan bahwa Omega speedmaster merupakan icon dari Omega karena desainnya yang klasik dengan sejarah yang menakjubkan.

Pada tahun 1968, Omega juga mengeluarkan varian lain dari Speedmaster yaitu Speedmaster Mark 2. Mark 2 ini menggunakan mesin yang sama 861 dengan moonwatch dan pre moon. Disebut mark 2 karena ada perubahan desain casing yang jauh berbeda dengan versi awalnya. Dan Mark 2 ini juga mengeluarkan beberapa variasi desain dial. mark 2 ini berhenti diproduksi pada tahun 1971 dan diganti dengan versi automatic cal.1040.

Apabila anda adalah penggemar Omega, tipe speedmaster seperti ini (moonwatch dan turunannya) layak untuk dimiliki karena ini adalah salah satu milestone dari Omega dan diakui sebagai salah satu jam legenda.

Senin, 28 Juli 2008

OMEGA Geneve Dynamic

Pada tahun 1968 Omega mengeluarkan sebuah varian jam yang diberi nama Dynamic. Saat itu Omega meng-klaim bahwa seri Dynamic adalah satu-satunya jam yang didesain dengan terlebih dahulu melakukan studi yang mendalam mengenai anatomi pergelangan tangan manusia. Dari studi itu akhirnya keluar sebuah desain yang unik dan memang sangat berbeda dengan desain jam pada umumnya.


Salah satu contohnya adalah koleksi ini: Geneve Dynamic Automatic. Desain casing jam ini unik dengan berbentuk nyaris segi empat dengan menghaluskan sudut-sudut sehingga tidak terkesan kaku. Warna dial abu-abu tua dengan desain dial minimalis dengan hanya meletakkan 3 index baton pada posisi angka 12, 6 dan 9.



Omega ini semua parts-nya masih original dari mulai mika, crown, tali kulit dan buckle Omega. Desain jarum menyerupai jarum untuk jam sport dengan desain lebih tebal dan berwarna terang. Crown juga besar mungkin disesuaikan dengan desain casing yang hampir 44mm lebarnya. Mika menggunakan inner magnifier sehingga magnifier tidak menonjol keluar.

Hal lain yang unik dari desain jam Dynamic adalah tali-nya. Tali ini dibuat dari bahan Corfam yang dihiasi dengan lubang sebanyak 30 buah. Desain tali ini merupakan 1 piece strap dan dari ujung buckle sampai ujung lainnya merupakan satu kesatuan utuh dan apabila akan melepasnya harus membuka caseback yang menjepit tali tersebut. Desain tali melebar saat mendekati casing ini bertujuan agar saat dikenakan jam ini terkesan melekat dengan pergelangan tangan. Untuk versi braceletnya juga terasa nyaman saat dikenakan karena desain bracelet menerapkan sistem studi anatomi juga.
Kalau diperhatikan dengan seksama jam ini masih terlihat serat-serat pada upper casing dan ini menunjukkan bahwa jam ini belum pernah dipoles. Mesin menggunakan automatic cal.565. Akan lebih cocok kalau saat anda pakai jam ini juga menggunakan celana cut bray dan baju kembang-kembang...wah retro banget!

Kamis, 17 Juli 2008

OMEGA Electronic F300hz Chronometer

Pada era sebelum jam quartz merajai pembuatan jam tangan, dunia horologi mengenal sebuah movement yang kini sudah tidak lagi diproduksi yaitu Electronic movement. Movement ini ditemukan oleh Max Hetzel yang akhirnya digunakan oleh beberapa merek jam swiss pada era awal sampai akhir tahun 70-an.

Omega bersama dengan perusahaan ESA membuat sebuah movement dengan basis tuning fork ini dengan dibawah lisensi dari Bulova sebagai pemegang hak cipta. Movement yang dihasilkan adalah tuning fork dengan frekwensi 300hz. Movement ini akhirnya menjadi sebuah mesin electronic yang paling banyak digunakan pada saat itu.

Omega electronic dalam koleksi saya tidak memiliki seri (Seamaster, Geneve atau Constellation) tapi hanya Omega Electronic. Movement electronic-nya sudah bersertifilat chronometer dengan tingkat akurasi -/+ 2 detik perhari dengan cal.1260 (day-date).

Desain Omega ini sangat kental ciri desain tahun 70-an. Index balok tebal dengan variasi garis hitam serta variasi pada dial berupa arsiran hitam horisontal di tengah dial. jarum pendek serupa dengan jarum yang ditemui pada serie Cosmic 2000. Dimensi jam ini cukup besar sekitar 37mm dengan panjang sekitar 43mm. Jam ini saya gabungkan dengan rantai elastis berbentuk gelang generik non omega.

Kalau anda penggemar Omega atau berniat mengkoleksi jam Omega vintage harus memiliki setidaknya satu jam electronic tunig fork seperti ini supaya perjalanan Omega dalam dunia horologi menjadi lengkap.