Tampilkan postingan dengan label dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dasar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Maret 2012

Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi Linux

POKOK BAHASAN:Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
 Download Materi Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
ü Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux
ü Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux
 Download Panduan Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux
TUJUAN BELAJAR:
 Kumpulan Materi  Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
Ø      Menggunakan perintah-perintah dasar untuk informasi user
Ø      Mengenal format instruksi pada system operasi Linux
Ø      Menggunakan perintah-perintah dasar pada system operasi Linux
Ø      Menggunakan utilitas dasar pada system operasi Linux
 Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
DASAR TEORI:Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
 Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
Setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil. Prompt dari shell bash pada LINUX menggunakan tanda “$”. Sebuah sesi LINUX terdiri dari :
 Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
  1. Login Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
  2. Bekerja dengan Shell / menjalankan aplikasi
  3. Logout Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
 Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses login akan mengeksekusi program /etc/profile (untuk semua pemakai) dan file .base_profile di direktori awal (HOME) masing- masing. Pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi script yang bernama .bash_logout.
 Modul Praktik Perintah Dasar Sistem Operasi  Linux  
1.      FORMAT INSTRUKSI LINUX
 Kumpulan Format Intruksi  Linux  
Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut :
$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen]
Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda – (minus). Argumen dapat kosong, satu atau beberapa argumen (parameter).

Contoh :
$ ls tanpa argumen
$ ls –a option adalah –a = all, tanpa argumen
$ ls /bin tanpa option, argumen adalah /bin
$ ls /bin /etc /usr ada 3 argumen
$ ls –l /usr 1 option dan 1 argumen l = long list
$ ls –la /bin /etc 2 option –l dan –a dan 2 argumen
Untuk Lengkapnya Silahkan Download DISINI....!!!! 

ATAU DOWNLOAD YANG INI
  1. Modul SO Bag I.doc 
  2. Bermain dengan registry.doc
  3. Ketentuan Project 1 : Windows Live CD & USB
  4. Modul SO Bag II.doc 
  5. Berbagi data aplikasi di ubuntu yg sering di gunakan.doc 
  6. Perintah Terminal Linux 
  7. Link Download Tutorial.doc 
  8. Ketentuan  Project Remastering .pdf 
  9. Ketentuan  Expo  Sistem Operasi  
  10. Sistem Operasi  MDGR  
  11. Modul teori SO SP pertemuan 1-2.pdf 
  12. Tugas 1 sistem operasi SP 
  13. Presentation SO SP chapter 1-2 
  14. Presentation SO SP chapter 3-4 
  15.  Presentation SO SP chapter 5-6
  16. Review semua materi sebelum mid 
  17. Registry Windows 

Senin, 24 Januari 2011

PENGERTIAN dan PRINSIP DASAR BIOTEKNOLOGI

Dalam kehidupan sehari-hari tanpa disadari, kita telah banyak mendengar atau bahkan memanfaatkan produk-produk bioteknologi. Baik yang berkaitan dengan makanan / minuman ( seperti : tempe, bir, keju, kecap, yoghurt ) , kesehatan ( seperti : penisilin, amoxylin, vaksin,hormone insulin ), pertanian ( tanaman trans genik, kultur jaringan, tembakau bebas virus ), peternakan ( seperti :  domba dolly ), transportasi ( seperti biofuel )  bahkan sampai masalah sampah ( seperti : plastic biodegradable ). Namun, mungkin kita masih bertanya-tanya , apa sih bioteknologi itu ? Bagaimana bioteknologi itu ?
Bioteknologi merupakan ilmu terapan biologi yang dalam praktiknya melibatkan berbagai disiplin ilmu , seperti : Mikrobiologi, biokimia, genetika, biologi sel molekul dan lain sebagainya. Secara klasik atau konvensional, bioteknologi dapat didefinisikan sebagai teknologi yang memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya untuk mendapatkan barang dan jasa dalam skala industri untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sedangkan dalam perkembangan lebih lanjut, bioteknologi dapat juga didefinisikan sebagai teknologi pemanfaatan organisme atau bagian-bagiannya yang telah direkayasa secara in vitro untuk menghasilkan produk dan jasa pada skala industri untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Dari kedua definisi tersebut dapat kita fahamkan bahwa dalam prosesnya, bioteknologi melibatkan beberapa unsure , yaitu  adanya: Bahan mentah, agen hayati ( organisme atau bagian-bagiannya ), pendayagunaan secara teknologis dan industrial , dan produk / jasa yang diperoleh. Perhatikan bagan berikut ini.


Bahan mentah


=====
Proses teknologis
Dan industrial


====

Produk / jasa


 |
|





Agen hayati
( mikroba/ molekul/ sel/ jaringan )



Dari bagan tersebut, dengan jelas dapat kita lihat bahwa suatu produk / jasa dapat dikategorikan sebagai produk bioteknologi bila produk / jasa tersebut dihasilkan melalui proses teknologis ( baik konvensional maupun modern ) yang melibatkan agen hayati di dalam proses produksinya. Perhatikan contoh berikut :
Contoh 1 :
biji kedelai direbus menjadi kedelai rebus
Contoh 2 :
biji kedelai direbus, setelah dingin diberikan ragi tempe kemudian dibungkus lalu disimpan. Setelah 2 – 3 hari menjadi tempe

Dari  kedua contoh tersebut, mana yang merupakan produk bioteknologi ? Contoh 2 merupakan produk bioteknologi karena dalam prosesnya menggunakan agen hayati, yaitu ragi tempe. Ragi tempe mengandung spora jamur Rhizopus sp. Aktivitas kehidupan jamur ini secara biologis menjadikan butiran-butiran kedelai rebus terangkai menjadi suatu produk yang bernama tempe. Sedangkan contoh 1 bukan merupakan produk bioteknologi, karena dalam prosesnya sama sekali tidak memanfaatkan agen hayati ( meski teknologi perebusan yang digunakan modern sekalipun ).
Bioteknologi dalam perkembangannya,  memang tidak pernah terlepas dari sifat rasa ingin tahu dan rasa tidak puas manusia. Adapun tujuan utama pengembangan bioteknologi adalah untuk meningkatkan / memberi  nilai  tambah  bahan mentah dengan memanfaatkan organisme atau bagian-bagiannya. Dengan memanfaatkan jamur Rhizopus, biji kedelai mempunyai nilai tambah. Misalnya : dari sisi ekonomi harga tempe lebih mahal daripada harga kedelai rebus, dari sisi nutrisi tempe lebih tinggi kandungan/nilai gizinya daripada kedelai rebus dll.