Kamis, 22 November 2007

For Sale: OMEGA Seamaster Planet Ocean (SOLD)

Ini adalah salah satu tipe Omega yang sering dibicarakan akhir-akhir ini terutama setelah jam yang sama laku dijual di lelang Antiquorum sebesar US$ 213,000 atau Rp. 2 milyar lebih! Planet Ocean bisa laku semahal itu karena jam tersebut digunakan oleh Daniel Craig selama pembuatan film James Bond "casino Royale".

Omega Seamaster Planet Ocean yang ditawarkan disini adalah yang tipe diameter 42mm dan ketebalan 14,5 mm dengan dial face berwarna hitam. Movement yang digunakan adalah Co-axial chronometer cal.2500. Kedalaman yang telah teruji untuk Omega ini adalah 600m dan karena itu disediakan Helium escape valve yang diletakkan di posisi angka 11.


SOLD

Rabu, 21 November 2007

Store your watches

Kalau anda memiliki lebih dari 10 arloji tentu akan timbul masalah: bagaimana menyimpannya? bagaimana supaya saya tidak repot-repot untuk melihat semua koleksi-koleksi saya? kalau anda beli jam baru tentu anda akan diberikan juga box originalnya. Dan bayangkan bagaimana repotnya kalau anda ingin melihat dan menikmati koleksi-koleksi anda tanpa harus membuka kotak-kotak jam anda satu-persatu. Seorang rekan punya cara unik untuk menyimpan koleksinya. yaitu dengan menempelkan di dinding kamarnya dan terlihat seperti hiasan. Cara ini beresiko karena dari segi keamanan dan kelembaban yang bisa merusak jam.

Yang paling sering adalah dengan membeli koper khusus untuk jam yang mudah dijumpai (lha wong saya juga jualan koper). Ada 2 jenis pilihan, yaitu yang tipe cangkang dan bantal. Tipe cangkang akan memuat lebih banyak jam karena jarak antar jam relatif dekat. Tipe bantal seperti diatas. Banyak orang yang lebih suka tipe bantal karena kesannya lebih eksklusif dan jam bisa diletakkan dengan lebih menarik dan tidak terkesan berdempet-dempetan. Karena untuk tipe cangkang, jam-jam besar kemungkinan bisa bergesekan karena jaraknya yang dekat.

Kalau anda ingin jam-jam anda tidak hanya dinikmati oleh anda sendiri, anda bisa membuat sebuah lemari atau beli lemari antik yang semuanya menggunakan kaca, untuk menaruh dan mengatur jam anda layaknya di sebuah gallery. Tapi tolong kalau majang jam-jam yang memang pantas dipajang, jangan Alexander Chritie juga masuk ke lemari ini. Biasanya lemari ini untuk meletakkan koleksi-koleksi yang the best, the first atau collectable item. kalau perlu letakkan juga pernak-pernik jamnya seperti hang tag, kotak original dll (kalau bon pembelian masih ada juga boleh).

Nah kalau yang diatas ini adalah koleksi seorang Seiko Maniac di luar negeri. Foto ini saya ambil dari Timezone. Idenya menarik karena tanpa perlu membuka kotak kita bisa menikmati semua koleksi kita. Anda bisa membuatnya kalau anda punya tukang kayu yang jagoan. Dia bilang ini adalah hanya sebagian dari kotak koleksinya karena ini adalah tumpukan kotak yang paling atas dan masih ada beberapa tumpukan kotak jam lagi dibawahnya!..

Minggu, 18 November 2007

For Sale: KIENZLE Atlantis Mecanique 44mm (SOLD)

Kienzle adalah perusahaan jam dari Jerman. Saya lebih banyak melihat jam Kienzle dalam bentuk jam dinding atau jam meja. Mereka juga membuat banyak jenis jam tangan walaupun bukan tipe jam high grade.

Sepintas desain Jam Kienzle ini serupa dengan Panerai. Dengan diameter casing yang besar 44mm tanpa crown dan 52mm dari lug ke lug. Desain Kienzle ini mengadopsi desain jam-jam militer dengan dial hitam dan penggunaan Arabic number dan jarum berbentuk pedang. Keunikan lain adalah jarum detik yang diletakkan terpisah yaitu di posisi angka 9.

Walau jam ini berukuran besar, namun ketebalan hanya 9mm, ini dikarenakan dimensi movement yang tipis. Kienzle ini menggunakan movement manual dari pabrikan UNITAS cal.6497 dengan 17 jewels. Movement ini termasuk movement vintage dengan 18,000 bph. Apabila anda mengganti tali kulit hitam dengan warna coklat penampilannya akan lebih menarik. Ukuran tali adalah 22mm.

Sekedar perbandingan, saya jejerkan jam KIENZLE ini dengan jam British military Precista saya yang berukuran 36mm. Terlihat perbedan yang sangat menyolok namun kesan militer tetap ada.

SOLD

Rabu, 14 November 2007

Collecting Vintage Watches: Tips

Bagi seorang pemula dalam mengoleksi arloji kuno biasanya masih emosional (lha wong yang lama juga kadang begitu) dan biasanya kalau dibarengi dengan keadaan finansial yang baik, semua jenis jam akan dibeli asal kuno tanpa memperhitungkan hal-hal lain. Dan biasanya setelah membeli lama-kelamaan dia lihat bahwa jam antik yang dibeli ternyata tidak sreg atau tidak bisa dinikmati. Untuk menghindari hal-hal semacam itu, 2 orang member milist arloji antik yaitu Bang Marga dan Wiyono memiliki beberapa tip yang mungkin bisa berguna.

1. Pertama-tama kita membeli yang kita suka. Selera adalah nomor satu. Apapun merknya, kalau sudah senang apa mau dikata? Tetapi jangan kaget kalau selera Anda berubah dari waktu ke waktu. Sekarang senang model A, besok bosan pengen model B, minggu depan pengen model A lagi, dst. Seorang rekan memiliki jam antik ratusan dari berbagai merek dan rentang harga yang jauh karena memang dasar pembelian adalah rasa suka.

2. Kedua perhatikan kondisi. Usahakan beli yang seorisinil mungkin. Kalaupun ada yang tidak orisinil, hendaknya bagian-bagian yang masih bisa ditoleransi, misalnya kaca dan putaran (crown). Ada orang yang mempermasalahkan plat grafir (redial atau refinish) ada yang tidak. Ada juga orang yang mengutamakan keotentikan sehingga plat kotorpun asal itu karena faktor usia akan lebih bagus bila dipertahankan.

Beberapa tingkatan orisinalitas arloji sbb: (a) seluruhnya orisinal; (b) sebagian besar orisinil hanya bagian kecil yang tidak; (c) seluruhnya orisinil tetapi tidak sesuai spesifikasi (pakem), termasuk kategori ini adalah kanibalisme; (d) sebagian besar tidak orisinil, hanya sebagian kecil yang orisinil (misalnya mesinnya saja); (e) seluruhnya tidak orisinil (disebut replika, palsu dsb)

3. Usahakan membeli yang seluruhnya masih berjalan normal. Perhatikan kondisi mesin, ketepatan, bunyi detik dsb. Dari bunyi saja kita bisa tahu kondisi mesin. Kalau masalah kelambatan atau kecepatan jarum jam berjalan juga harus bisa ditoleransi misalnya tidak boleh lebih dari 5 menit. Karena faktor usia, jam-jam antik kadang tingkat keakurasiannya mulai berkurang. Jika kita ingin membeli juga, kita harus tahu kira-kira kerusakan yang harus diperbaiki apa saja dan berapa kira-kira biayanya. Yang agak sulit mungkin untuk jam-jam chronograph, karena apabila kerusakan pada komponennya agak sulit untuk mencari ganti.

4. Pertimbangan lain, beli tipe-tipe yang memang collectors' item. Selain mudah menjualnya kembali (jika terpaksa), jenis-jenis tertentu mengundang kebanggaan tersendiri dan value-nya seringkali meningkat dari waktu ke waktu. Misalnya Omega NASA, Seiko first diver 6217, Rolex Explorer pertama dsb

5. Pertimbangan lain, harga. Paling baik membeli di bawah harga standar, berarti kita harus tahu lebih dulu ancar-ancar harga standar. Kalaupun di atas harga standar, harus ada alasannya, misalnya barang benar-benar kondisi istimewa, benar-benar langka, atau benar-benar suka (beli seneng). Dengan alasan tsb, jika harga 10- 20% lebih mahal dari harga standar ya masih wajarlah. Mengenai harga dibawah harga standar ini juga kita harus jelas, standar siapa yang kita pakai. kalau standar yang kita pakai standar harga beli pedagang, wah kita nggak bakalan bisa dapat barang. Kecuali kita punya akses langsung ke sumber barangnya para pedagang.

6. Dalam koleksi sebaiknya ada 'tema'nya. Misalnya koleksi sport merek tertentu, koleksi khusus diver, koleksi dari era tahun tertentu saja, dsb. Dengan begitu kita punya banyak 'cerita' dan punya kekhasan dalam koleksi kita. Selain juga merupakan cara untuk mengerem kita supaya tidak gelap mata dalam membeli semua jam asal antik.

Semoga berguna