Tampilkan postingan dengan label pembelahan sel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembelahan sel. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Struktur Membran Sel

Membran sel adalah membran semi-permeabel tipis yang mengelilingi sitoplasma sel. Fungsinya adalah untuk melindungi integritas dari bagian dalam sel dengan membiarkan zat tertentu ke dalam sel, sambil menjaga zat-zat lain di luar. Hal ini juga berfungsi sebagai dasar lampiran untuk sitoskeleton di beberapa organisme dan dinding sel pada yang lain. Jadi membran sel juga berfungsi untuk membantu mendukung sel dan membantu menjaga bentuknya. Sel hewan, sel tumbuhan, sel prokariotik, dan sel-sel jamur memiliki membran sel. Bagaimana struktur membran sel sebenarnya ?
Struktur Membran sel

Membran sel terutama terdiri dari campuran protein dan lipid. Tergantung pada lokasi membran dan peran dalam tubuh, lipid dapat menyusun lebih  dari 20 sampai 80 persen dari membran, dengan sisanya yang protein. Sementara lipid membran membantu memberikan fleksibilitas membran, protein memantau dan memelihara kondisi  kimia sel dan membantu dalam transfer molekul melintasi membran.
Membran sel Lipid
Fosfolipid merupakan komponen utama dari membran sel. Mereka membentuk bilayer lipid di mana mereka hidrofilik (menarik air) secara spontan mengatur untuk menghadapi sitosol berair dan cairan ekstraseluler, sementara hidrofobik (ditolak oleh air) daerah ekor wajah jauh dari sitosol dan cairan ekstraseluler. Lapisan ganda lipid adalah semi-permeabel, sehingga hanya molekul tertentu yang  berdifusi melintasi membran.
Kolesterol merupakan komponen lipid dari membran sel. Ini membantu untuk kekakuan membran sel dan tidak ditemukan dalam membran sel tanaman.
Glikolipid terletak pada permukaan membran sel dan memiliki rantai gula karbohidrat yang melekat pada mereka. Mereka membantu sel untuk mengenali sel-sel tubuh lainnya.

Membran sel Protein
Protein strukturalmembantu memberikan dukungan sel dan bentuk sel . Protein membran sel reseptor membantu sel-sel berkomunikasi dengan lingkungan eksternal mereka melalui penggunaan hormon, neurotransmitter dan molekul sinyal lainnya. Transportasi protein, seperti protein globular, transportasi molekul melintasi membran sel melalui difusi difasilitasi. Glikoproteinmemiliki rantai karbohidrat yang melekat pada mereka. Mereka tertanam dalam membran sel dan membantu bagian dalam sel untuk komunikasi sel dan transportasi molekul melintasi membran.

Selasa, 02 November 2010

Tahap-tahap pembelahan Meiosis dan ciri-ciri

Seperti halnya mitosis, meiosis merupakan pembelahan sel secara tidak langsung melalui dua tahapan meiosis I dan meiosis II, tanpa melalui interfase.
Secara ringkas ciri-ciri setiap tahapan dalam meiosis I dan meiosis II seperti dijelaskan dalam bentuk table berikut.

Tabel Ciri-ciri tahapan dalam meiosis 1 dan meiosis 2
No
Tahapan
Sub tahap
Ciri-ciri utama
Ket
1
Meiosis 1
Profase I
·  Benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom (= leptonema )
·  Setiap kromosom homolog ( bivalen ) bergandengan (=zigonema )
·  Tiap bagian kromosom homolog mengganda membentuk tetrad (=pakinema)
·  Kromatid dari setiap belahan kromosom memendek dan membesar (=diplonema )
·  Sentriol membelah dua, muncul benang gelendong, membrane inti dan nucleolus menghilang (=diakinesis )

Metaphase I
·  Setiap tetrad berada pada bidang metaphase/dataran metaphase

Anaphase I
·  Masing-masing tetrad memisahkan diri dari pasangannya, dan bergerak menuju kea rah dua kutub yang berlawanan

Telofase I
·  Masing-masing tetrad semakin mendekati kutub
·  Membrane sel dan nucleolus mulai dapat diindera
·  Terbentuk bidang pembelahan pada bagian tengah-tengah sel
·  Kromatid meregang membentuk benang-benang kromatin
·  Terbentuk 2 sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induknya

Tanpa adanya interfase, 2 sel anak yang terbentuk akan melanjutkan ke tahap
meiosis II.
2
Meiosis II
Profase II
·  Benang-benang kromatin menebal menjadi kromosom
·  Setiap kromosom homolog / bivalen bergandengan
·  Kromosom tidak mengganda
·  Sentriol membelah dua, muncul benang gelendong, membrane inti dan nucleolus menghilang

Metaphase II
·  Setiap pasangan kromosom homolog berada pada bidang metaphase/dataran metaphase

Anaphase II
·  Masing-masing kromosom memisahkan diri dari pasangannya, dan bergerak menuju kea rah dua kutub yang berlawanan

Telofase II
·  Masing-masing kromosom semakin mendekati kutub
·  Membrane sel dan nucleolus mulai dapat diindera
·  Terbentuk bidang pembelahan pada bagian tengah-tengah sel
·  kromosom meregang membentuk benang-benang kromatin
·  Terbentuk 4 sel anak dengan jumlah kromosom sama dengan induknya



sumber : http://t0.gstatic.com/images?

Kamis, 28 Oktober 2010

Tahap-tahap pembelahan Mitosis

Sebagaimana layaknya sebuah benda / materi yang bersifat hidup, sebuah sel juga menunjukkan kemampuannya dalam melakukan reproduksi. Reproduksi sebuah sel terutama sel-sel somatis ( sel penyusun tubuh pada organisme multiseluler ) dilakukan dengan cara pembelahan sel. 
Pada umumnya para ahli biologi mengelompokkan pembelahan sel ke dalam 2 kelompok besar, yaitu :

  1. Pembelahan sel secara langsung, yang berarti sel membelah tanpa bisa dikenali adanya tahapan-tahapan tertentu. Ada yang menyebutnya dengan istilah amitosis
  2. Pembelahan sel secara tidak langsung, yang berarti sel membelah melewati tahapan-tahapan tertentu.
Pembelahan sel secara tidak langsung, dikelompokkan menjadi 2 yaitu pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis.
Pada kesempatan ini, akan saya sampaikan khusus mengenai pembelahan mitosis, tahap-tahap serta ciri-ciri pokok/utama masing-masing tahapan.

Secara umum, pembelahan mitosis dapat didefinisikan sebagai pembelahan sel secara tidak langsung yang dialami oleh sel-sel penyusun tubuh organisme bersel banyak dimana sebuah sel induk ( sel yang membelah ) akan menghasilkan 2 buah sel anak yang memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. 
Mitosis pada tumbuhan terutama berlangsung pada bagian ujung akar dan ujung batang.

Tahapan-tahapan pembelahan mitosis, secara umum terdiri atas 4 tahap yakni : profase - metafase - anafase dan telofase. Sementara itu, antara mitosis satu dengan mitosis berikutnya diselingi adanya interfase
Perhatikan gambar berikut ini :
gb.urutan tahapan mitosis ( sumber : http://t3.gstatic.com/images?q=t )
Ciri-ciri utama masing-masing tahapan mitosis, adalah sebagai berikut :
Tahap Profase :
  • benang-benang kromonema memendek dan menebal membentuk kromosom homolog dengan duplikatnya. Sehingga tampak jumlah kromosom 2 kali lebih banyak.
  • membran inti dan nukleolus menghilang
  • sentriol membelah menjadi dua, dan bergerak saling menjauh menuju ke arah 2 kutub berlawanan
  • dari masing-masing sentriol, menjulur benang-benang spindel ( benang gelendong )
Tahap Metafase :
  • masing-masing kromosom homolog dengan duplikatnya berjajar disepanjang bidang metafase / dataran metafase
Tahap Anafase :
  • masing-masing kromosom homolog memisahkan diri dengan duplikatnya, dan bergerak menuju ke arah dua kutub yang berlawanan. Gerakan ini disebabkan oleh adanya kontraksi / gaya tarik dari benang spindel
Tahap Telofase :
  • kromosom homolog maupun kromosom duplikat mencapai kutub sel nya masing-masing
  • mulai terlihat adanya membran inti sel dan nukleolus
  • pada bagian tengah sel mulai terbentuk adanya sekat pemisah
  • terbentuk dua buah sel anak
setelah tahap telofase berakhir, dan terbentuk 2 sel anak. Maka sel sel anak tersebut akan mengalami masa istirahat / interfase. Meskipun istilah istirahat di sini kurang tepat, karena pada interfase sel tersebut akan mengalami berbagai aktifitas pertumbuhan baik pertumbuhan / pembentukan organel-organel sel, pengumpulan energi, proses sintesis untuk mempersiapkan pembelahan mitosis berikutnya.