Tampilkan postingan dengan label fungsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fungsi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Fungsi dan Manfaat Fitur Winpatrol Gratis Pada Komputer


download winpatrol
Download Winpatrol - Winpatrol adalah software untuk keamanan terhadap spyware yang menyerang. Terkadang, memasang antivirus saja tidak cukup untuk melindungi komputer kita. banyaknya software dan aplikasi yang kita install akan berpengaruh dan berdampak pada komputer kita, mulai dari error, crash, loading lambat, dan kadang bikin repot.

Dengan memakai software WinPatrol, tingkat proteksi pada komputer akan meningkat tanpa harus mengorbankan penggunaan CPU dan Memory yang besar karena ukuran software ini cukup kecil dan ringan namun memiliki fitur dan kemampuan yang sangat besar bagi keamanan komputer.

Biasanya, Winpatrol akan memberi peringatan saat kita menginstall program atau penambahan aplikasi lainnya atau juga ada program yang ingin berjalan otomatis pada sistem operasi, maka winpatrol akan memberi pemberitahuan dan meminta ijin kepada kita apakah proses tersebut kita ijinkan atau tidak.

download winpatrol
winpatrol

Berikut merupakan fitur yang dimiliki Winpatrol dan manfaatnya:
  1. Meningkatkan Kecepatan & Kinerja Sistem
  2. Mendeteksi & Menetralisir Spyware.
  3. Detect & Neutralize Adware
  4. Mendeteksi & Menetralisir Adware, infeksi virus.
  5. Mendeteksi & Menetralisir aktivitas IE dan Add-ons
  6. Mendeteksi & Restore Perubahan Jenis File secara otomatis
  7. Menghindari Pembajakan Halaman Awal
  8. Mendeteksi perubahan file HOSTS
  9. Membunuh Multiple Taks yang meniru satu sama lain, dalam satu langkah program yang berulang kali tambahkan sendiri ke Daftar Startup Anda akan diHapus dan melepaskan Stubborn paling Infeksi yang diinginkan
  10. Menghilangkan dan menon-aktifkan startup program.
  11. Scheduled Task, Windows mempunyai fitur scheduled task, yaitu menjalankan program pada waktu atau periode tertentu.
  12. Service Manager
  13. Menghapus atau mematikan Program berjalan (Active Task). Hal ini seperti kemampuan Task Manager dan bisa menjadi alternatif jika suatu saat task manager tidak berfungsi.
  14. Menampilkan Hidden File atau File-file tersembunyi.
  15. Manajemen Cookie dan Filter terhadapnya.
  16. Memonitor assosiasi tipe file dan mengembalikan ke semula. Bermanfaat ketika tipe file yang biasa bisa dijalankan, tiba-tiba tidak bisa dibuka.



      ARTIKEL LAINNYA

     ATAU ARTIKEL YANG INI

Selasa, 24 Mei 2011

Kelenjar Hipofisis : macam hormon dan fungsinya

Dalam sistem endokrin, kelenjar hipofisis merupakan koordinator utama dalam proses koordinasi kimia di dalam tubuh. Oleh sebab itu, kelenjar hipofisis ini mendapat julukan " master of glands ". 
Lokasi kelenjar ini tepat di dalam lekukan tulang sela tursika di bagian tengah tulang baji.
Secara garis besar, kelenjar hipofisis terbagi menjadi 3 lobus ( bagian ), yaitu : lobus anterior, lobus intermedia, dan lobus posterior.

Lobus anterior
Merupakan bagian depan hipofisis. Bagian ini menghasilkan berbagai macam hormon dengan fungsi yang berbeda. Beberapa hormon yang dihasilkan oleh lobus anterior, antara lain :
  1. hormon tirotropin ( Thyroid Stimulating Hormone ) yang bertugas untuk merangsang kelenjar tiroid sehingga memproduksi hormon tiroksin
  2. hormon adrenokortiko tropin ( ACTH ) yang berfungsi merangsang korteks adrenal untuk memproduksi kortikosteroid
  3. Folikel stimulating hormone yang pada wanita berperan dalam merangsang perkembangan ovarium dan menekan sekresi esterogen. Sedangkan pada pria berperan menstimulasi testis untuk memproduksi spermatozoa.
  4. Hormon somatotrof, berguna dalam merangsang pertumbuhan tubuh terutama pemanjangan tulang.
  5. Prolaktin ( luteotropic hormon ) atau laktogen, yang berperan dalam menstimulasi kelenjar susu ( glandulla mammae ) untuk mensekresi ASI.
Lobus Intermedia
merupakan bagian tengah dari kelenjar hipofisis yang bersifat unik karena bagian ini akan mengalami kemunduran ( rudimenter ) selama masa pertumbuhan dan belum secara jelas diketahui fungsinya. Penelitian yang dilakukan pada katak menemukan bahwa bagian ini menghasilkan melanosit stimulating hormone atau intermedin yang berperan dalam mengatur pigmentasi ( perubahan warna kulit ) dalam hal ini mengatur penyuburan pigmen melanin.

Lobus Posterior
Merupakan bagian belakang dari kelenjar hipofisis. Bagian ini menghasilkan dua jenis hormon, yaitu :
  1. Antidiuretik Hormone atau hormon vasopresin. Hormon ini berfungsi dalam : mengatur kadar air dalam tubuh dan darah melalui absorbsi air oleh tubulus kontorti ( pada ginjal ) sehingga dapat mengatur banyak sedikitnya jumlah urine yang dihasilkan.Selain itu juga ikut berperan dalam mengatur tekanan darah.
  2. Hormon oksitosin yang berfungsi merangsang kontraksi otot polos pada dinding uterus. Terutama penting dalam proses persalinan.