Jika kita menanam biji kacang ke dalam tanah, Apa yang akan terjadi setelah 3 - 7 hari berikutnya ?
ya... setelah 3-7 hari setelah kita menanam biji kacang dalam tanah , muncullah sesosok tumbuhan kecil dari dalam tanah tempat kita menanam biji kacang.
Dalam biologi, fenomena ini dikatakan bahwa biji kacang tersebut telah tumbuh / mengalami pertumbuhan.
Lalu, apa sebenarnya pertumbuhan itu ?
Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan
PERTUMBUHAN dapat didefinisikan sebagai proses pertambahan ukuran sel atau organisme . Pertumbuhan ini bersifat irreversibel dan bersifat kuantitatif/ terukur.
PERKEMBANGAN dapat didefiniskan sebagai proses menuju kedewasaan pada organisme yang salah satunya ditandai oleh adanya kemampuan berreproduksi. Perkembangan bersifat irreversibel dan bersifat kualitatif.
Kalau demikian , apa perbedaan antara pertumbuhan dengan perkembangan ?
PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN
Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Pembelahan zigot menghasilkan jaringan meristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi.
Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel, membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.
Terdapat 2 macam pertumbuhan, yaitu:
1. Pertumbuhan Primer
Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang.
Embrio memiliki 3 bagian penting :
a. tunas embrionik yaitu calon batang dan daun
b. akar embrionik yaitu calon akar
c. kotiledon yaitu cadangan makanan
Pertumbuhan tanaman dapat diukur dengan alat yang disebut auksanometer.
Daerah pertumbuhan pada akar dan batang berdasar aktivitasnya tcrbagi menjadi 3 daerah
a. Daerah pembelahan
Sel-sel di daerah ini aktif membelah (meristematik)
b. Daerah pemanjangan
Berada di belakang daerah pembelahan
c. Daerah diferensiasi
Bagian paling belakang dari daerah pertumbuhan. Sel-sel mengalami
diferensiasi membentuk akar yang sebenarnya serta daun muda dan
tunas lateral yang akan menjadi cabang.
2. Pertumbuhan Sekunder
Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan.
- Mula-mula kambium hanya terdapat pada ikatan pembuluh, yang disebut kambium vasis atau kambium intravasikuler. Fungsinya adalah membentuk xilem dan floem primer.
- Selanjutnya parenkim akar/batang yang terletak di antara ikatan pembuluh, menjadi kambium yang disebut kambium intervasis.
- Kambium intravasis dan intervasis membentuk lingkaran tahun bentuk konsentris.
Kambium yang berada di sebelah dalam jaringan kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Terbentuk akibat ketidakseimbangan antara permbentukan xilem dan floem yang lebih cepat dari pertumbuhan kulit.
- ke dalam membentuk feloderm : sel-sel hidup
- ke luar membentuk felem : sel-sel mati
Jumat, 18 Juni 2010
Rabu, 16 Juni 2010
Daftar Lengkap Alamat Label Musik Indonesia
Postingan ini adalah postingan lanjutan mengenai Daftar Alamat Label Musik yang ada di Indonesia yang beberapa waktu lalu diposting anax kolonx.
Karena sekarang lahir label-label musik baru di blantika musik tanah air,
makanya anax kolonx perlu update juga,
biar teman-teman makin lengkap daftar alamatnya. Langsung aja deh, lihat daftar tambahan alamat label musik di Indonesia ini : 
1. Nagaswara
Jl. Johar 4U – Menteng
Jakarta 10350, Indonesia.
Telp : +62 (21) 31927138, 31927139, 31902560
Fax : +62 (21) 39899077
www.nagaswara.co.id
Jakarta 10350, Indonesia.
Telp : +62 (21) 31927138, 31927139, 31902560
Fax : +62 (21) 39899077
www.nagaswara.co.id
2. PT ALFA RECORDS
Jl. Cempaka Putih Tengah I No. 19 B Jakpus
Telp.021 428 79114
Fax. 021 4243700
Jl. Cempaka Putih Tengah I No. 19 B Jakpus
Telp.021 428 79114
Fax. 021 4243700
3. Logiss Record
Jalan Kemanggisan Ilir VI No. 3 Batusari-Slipi
Jakarta Barat, DKI Jakarta Indonesia
Telp. 021 532 4549
Fax 021 532 4549
4. FALCON |
14. PT Pentas Orpheus Sukses (POS) Entertainment Alamat : Jl. Tebet Dalam 4E No. 3 (Blok E No. 65) Tebet – Jakarta Selatan 12810 Indonesia Telepon : 62-21- 8315858, 62-21- 8315939 Faksimili : 62-21- 8355956 E-mail : info@postainment.com 15. Staria Music Indonesi (Indie Label) Distro Contact For Distribution CASSETTE AND CD info@stariamusic dot com +62 21 - 7361423 +62 812 1998471 16. Variant Music Indonesia (Indie Label) Genre: Death Metal, Grindcore Band: FLIP-Indonesia, God Forbid-USA 17. PRS (Progressive Rock Sony) Records (Indie Label) Jalan Gudang Peluru Barat IV Blok 4/539, Jakarta Adhi Nursetyo HP: 0855 100 9620, email: id_prog@yahoo.com Bobby Priambodo HP: 0812 808 2895, email: b_priambodo@yahoo.com 18. Edelweiss Records (Indie Label) Jl. Kalianyar X Gg. 3 RT 10 RW 02 Jakarta Barat 11310 Phone/Fax: 021-634528 PO BOX 6006 JKBGG 11060 alamgerilya@yahoo.com Genre: Metal-Underground Artis: Qishash, Enpelove, He Who Corrupt 19. Amonra Records (Indie Label) Jl. Panti Asuhan No. 37, Otista III Jakarta 13340 Indonesia email: amonrarecords at amonra dot co dot id website: http://www.amonra.co.id Phone : (+62 21) 8191745 Fax : (+62 21) 8584746 Hotline : (+62 21) 70780460 Band/Genre: Geboren (Gothic), Dictator (Thrash), FuneralInception, (Technical Death), Invictus (Prog Death) 20. SonnenGott Musik (Indie Label) Menganti Permai A2/5 Gresik 61174 East Java - INDONESIA phone: +62-31-7911712 cellphone: +62-8123162538 http://www.sgmdf.cjb.net Email: sonnengott@lycos.com Band/Genre: Nicronomodez (Black), Tragyst (Black) 21. The Eye Music (Indie label) Band: Authority, Death Vertical, Corugator, Sinusitis Genre: Extreme Music Contact: greedkillers@yahoo.com http://www.the-eye.cjb.net PO BOX 69110 / JATPK / 13069 Jakarta 13710 22. Krossover Records (Indie label) A split company of Rotorcorp. Affiliated with Musica for distribution. Contact: Krisna J. Sadrach Mobile: 0818968660 Band/Genre: Trauma, Tengkorak, Sucker Head 23. Keci Musik Jl. Bangka XI, 3A , Kemang , Jakarta, Indonesia 24. Palu Musik Indonesia Komplek Angkasa Pura I Blok K-48 Kebon Kosong. Kemayoran. Jakarta Pusat 10630 Suksess Yach |
RUANG LINGKUP BIOLOGI
Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) atau dikenal juga dengan sebutan sains merupakan ilmu yang mengkaji / mempelajari tentang gejala-gejala alam untuk memahami alam apa adanya. Biologi termasuk salah satu bidang IPA bersama-sama dengan fisika dan kimia. Untuk memahami IPA, kita perlu tahu apa ciri-ciri khas IPA ? Ciri-ciri khas IPA, antara lain :
1. Memiliki obyek kajian berupa benda-benda konkrit ( nyata ) yang terdapat di alam yang dapat diindera oleh panca indera manusia.
2. Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris ( pengalaman nyata ), yakni pengalaman yang dapat dirasakan oleh setiap orang
3. Memiliki langkah-langkah sistematis, yang bersifat baku untuk semua kajian.
4. Menggunakan cara berpikir logis, baik dari hal-hal yang khusus menjadi umum ( berpikir induktif ) atau dari hal-hal yang umum menjadi khusus ( berpikir deduktif ).
5. Hasil kajiannya bersifat obyektif ( apa adanya ) , tanpa rekayasa.
6. Hukum, konsep , teori yang ditemukan bersifat / berlaku umum, di manapun diberlakukan.
Sebagai bagian dari IPA, BIOLOGI mempunyai bidang kajian tersendiri yang berbeda dengan bidang kajian fisika maupun kimia. Meskipun demikian, kemajuan Biologi tidak terlepas dari dukungan bidang IPA / ilmu lainnya. Karakteristik khusus biologi berbeda dengan ilmu lainnya dalam hal obyek, tema persoalan, dan adanya tingkat organisasi kehidupan . Berdasarkan Biological Science Curriculum Study ( BSCS ), structure keilmuan biologi meliputi 3 bagian/unsur utama, sebagai berikut :
I. OBYEK
Obyek yang dikaji dalam biologi meliputi semua mahkluk hidup dari kingdom-kingdom berikut :
1.Kingdom Archaeobacteria
2.Kingdom Eubacteria
3.Kingdom Protista
4.Kingdom Fungi
5.Kingdom Plantae
6.Kingdom Animalia
II. TEMA / PERSOALAN
Tema atau persoalan yang dikaji dalam biologi meliputi :
1.Biologi sbg ilmu
2.Sejarah konsep biologi
3.Keanekaragaman
4.Struktur dan fungsi
5.Kelangsungan hidup
6.Hubungan mahluk hidup dg lingkungan
7.Evolusi
8.regulasi
9.Perilaku
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN
Tingkat organisasi kehidupan yang dikaji dalam biologi dari yang terendah hingga yang tertinggi / paling kompleks, meliputi :
1.Molekul
2.Sel
3.Jaringan
4.Organ dan system
5.Organisme / individu
6.Populasi
7.Komunitas
8.Bioma
9.Biosfer
Berdasarkan struktur keilmuan BSCS, biologi memiliki 6 macam obyek, 9 tema / persoalan dan 9 tingkat organisasi kehidupan. Ragam kawasan kajian itu pula akan menggambarkan ragam cabang-cabang keilmuan baru dalam biologi yang secara khusus mengkaji obyek, persoalan dan tingkat organisasi kehidupan tertentu, seperti : -Zoology yang mengkaji tentang dunia hewan,
-Botani yang mengkaji dunia tumbuhan,
-Sitologi yang mengkaji tentang sel,
-Entomologi yang mengkaji tentang serangga,
-Histologi mengkaji tentang jaringan,
-Ornitologi kajian tentang burung,
-Mikrobiologi mengkaji mikroorganisme,
-Ekologi yang mengkaji interaksi antara mahkluk hidup dg lingkungannya,
-Taksonomi mengkaji tentang klasifikasi mahkluk hidup,
-Etologi yang mempelajari tentang tingkah laku mahkluk hidup,
-Evolusi mengkaji tentang perubahan mahkluk hidup secara bertahap,
-Fisiologi yang mengkaji tentang fungsi organ tubuh ,
-Mikologi mempelajari tentang jamur,
-Higiene yang mengkaji tentang kebersihan / sanitasi lingkungan,
-Genetika yang mengkaji tentang pewarisan sifat,
-Organologi yang mempelajari tentang organ tubuh,
-Palaentologi yang mengkaji tentang sisa-sisa mahkluk hidup di masa lalu,
-virology yang mengkaji tentang virus, Dan lain-lain.
Anda bisa mencari cabang-cabang biologi lainnya dari beberapa sumber
1. Memiliki obyek kajian berupa benda-benda konkrit ( nyata ) yang terdapat di alam yang dapat diindera oleh panca indera manusia.
2. Dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris ( pengalaman nyata ), yakni pengalaman yang dapat dirasakan oleh setiap orang
3. Memiliki langkah-langkah sistematis, yang bersifat baku untuk semua kajian.
4. Menggunakan cara berpikir logis, baik dari hal-hal yang khusus menjadi umum ( berpikir induktif ) atau dari hal-hal yang umum menjadi khusus ( berpikir deduktif ).
5. Hasil kajiannya bersifat obyektif ( apa adanya ) , tanpa rekayasa.
6. Hukum, konsep , teori yang ditemukan bersifat / berlaku umum, di manapun diberlakukan.
Sebagai bagian dari IPA, BIOLOGI mempunyai bidang kajian tersendiri yang berbeda dengan bidang kajian fisika maupun kimia. Meskipun demikian, kemajuan Biologi tidak terlepas dari dukungan bidang IPA / ilmu lainnya. Karakteristik khusus biologi berbeda dengan ilmu lainnya dalam hal obyek, tema persoalan, dan adanya tingkat organisasi kehidupan . Berdasarkan Biological Science Curriculum Study ( BSCS ), structure keilmuan biologi meliputi 3 bagian/unsur utama, sebagai berikut :
I. OBYEK
Obyek yang dikaji dalam biologi meliputi semua mahkluk hidup dari kingdom-kingdom berikut :
1.Kingdom Archaeobacteria
2.Kingdom Eubacteria
3.Kingdom Protista
4.Kingdom Fungi
5.Kingdom Plantae
6.Kingdom Animalia
II. TEMA / PERSOALAN
Tema atau persoalan yang dikaji dalam biologi meliputi :
1.Biologi sbg ilmu
2.Sejarah konsep biologi
3.Keanekaragaman
4.Struktur dan fungsi
5.Kelangsungan hidup
6.Hubungan mahluk hidup dg lingkungan
7.Evolusi
8.regulasi
9.Perilaku
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN
Tingkat organisasi kehidupan yang dikaji dalam biologi dari yang terendah hingga yang tertinggi / paling kompleks, meliputi :
1.Molekul
2.Sel
3.Jaringan
4.Organ dan system
5.Organisme / individu
6.Populasi
7.Komunitas
8.Bioma
9.Biosfer
Berdasarkan struktur keilmuan BSCS, biologi memiliki 6 macam obyek, 9 tema / persoalan dan 9 tingkat organisasi kehidupan. Ragam kawasan kajian itu pula akan menggambarkan ragam cabang-cabang keilmuan baru dalam biologi yang secara khusus mengkaji obyek, persoalan dan tingkat organisasi kehidupan tertentu, seperti : -Zoology yang mengkaji tentang dunia hewan,
-Botani yang mengkaji dunia tumbuhan,
-Sitologi yang mengkaji tentang sel,
-Entomologi yang mengkaji tentang serangga,
-Histologi mengkaji tentang jaringan,
-Ornitologi kajian tentang burung,
-Mikrobiologi mengkaji mikroorganisme,
-Ekologi yang mengkaji interaksi antara mahkluk hidup dg lingkungannya,
-Taksonomi mengkaji tentang klasifikasi mahkluk hidup,
-Etologi yang mempelajari tentang tingkah laku mahkluk hidup,
-Evolusi mengkaji tentang perubahan mahkluk hidup secara bertahap,
-Fisiologi yang mengkaji tentang fungsi organ tubuh ,
-Mikologi mempelajari tentang jamur,
-Higiene yang mengkaji tentang kebersihan / sanitasi lingkungan,
-Genetika yang mengkaji tentang pewarisan sifat,
-Organologi yang mempelajari tentang organ tubuh,
-Palaentologi yang mengkaji tentang sisa-sisa mahkluk hidup di masa lalu,
-virology yang mengkaji tentang virus, Dan lain-lain.
Anda bisa mencari cabang-cabang biologi lainnya dari beberapa sumber
FILUM NEMATHELMINTHES ( cacing gilig )
Kelompok cacing ini bisa dikatakan lebih maju jika dibandingkan dengan platyelminthes dikarenakan sudah memiliki selom meskipun berupa selum semu yang dibentuk oleh lapisan mesoderm dan endoderm.
Kata Nemathelminthes sendiri berasal dari kata Nematos yang berarti benang dan kata hemins yang berarti cacing. Jadi Nemathelminthes dapat juga disebut sebagai cacing benang karena bentuk tubuhnya ada yang seperti benang.
Ciri-ciri
Bebera ciri umum yang ditujukkan oleh filum ini antara lain :
• triploblastik, tubuh terdiri dari 3 lapisan ( ektoderm , mesoderm dan endoderm denga rongga tubuh / selom semu
• tubuh berbentuk gilig / silindris memanjang
• alat ekskresi berupa protonefridia
• ada yang hidup bebas, ada yang hidup sebagai parasit di dalam tubuh organisme lain.
Reproduksi :
Anggota filum nemathelminthes hanya melakukan reproduksi secara seksual yaitu
dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina, ada hewan jantan dan betina.
Belum pernah ditemukan adanya anggota nemathelminthes yang berkembangbiak secara aseksual.
Contoh Daur hidup
• Ascaris lumbricoides / cacing perut :
1.dewasa dalam usus halus manusia >>> 2. telur ( yg telah dibuahi,keluar bersama feces )>>> 3.masuk tubuh manusia melalui makanan >>> 4.larva ( jantung>>paru-paru>>tenggorokan>>kerongkongan>>lambung>>menetap di usus halus sampai dewasa )>>kembali ke 1.
Peranan
Berdasarkan temuan para ahli anggota filum platyhelminthes sebagian besar merugikan manusia karena bersifat parasit, baik di dalam tubuh manusia maupun mahkluk hidup lainnya ( tumbuhan )
Beberapa Contoh anggota platyhelminthes yang parasit pada manusia :
• Ascaris lumbricoides/ cacing perut
• Ancylostoma duodenale ( cacing tambang di Asia/Afrika )
• Necator americanus ( cacing tambang Amerika )
• Oxyuris vermicularis ( cacing kremi )
• Filaria branchofti ( cacing filarial ), penyebab kaki gajah / elephantiasis
• Trichinella spiralis ( cacing otot )
Contoh anggota yang parasit pada tanaman :
• Heterodera radicicola
Belum ada laporan secara meyakinkan mengenai peranan anggota nemathelminthes yang menguntungkan manusia.
Kata Nemathelminthes sendiri berasal dari kata Nematos yang berarti benang dan kata hemins yang berarti cacing. Jadi Nemathelminthes dapat juga disebut sebagai cacing benang karena bentuk tubuhnya ada yang seperti benang.
Ciri-ciri
Bebera ciri umum yang ditujukkan oleh filum ini antara lain :
• triploblastik, tubuh terdiri dari 3 lapisan ( ektoderm , mesoderm dan endoderm denga rongga tubuh / selom semu
• tubuh berbentuk gilig / silindris memanjang
• alat ekskresi berupa protonefridia
• ada yang hidup bebas, ada yang hidup sebagai parasit di dalam tubuh organisme lain.
Reproduksi :
Anggota filum nemathelminthes hanya melakukan reproduksi secara seksual yaitu
dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina, ada hewan jantan dan betina.
Belum pernah ditemukan adanya anggota nemathelminthes yang berkembangbiak secara aseksual.
Contoh Daur hidup
• Ascaris lumbricoides / cacing perut :
1.dewasa dalam usus halus manusia >>> 2. telur ( yg telah dibuahi,keluar bersama feces )>>> 3.masuk tubuh manusia melalui makanan >>> 4.larva ( jantung>>paru-paru>>tenggorokan>>kerongkongan>>lambung>>menetap di usus halus sampai dewasa )>>kembali ke 1.
Peranan
Berdasarkan temuan para ahli anggota filum platyhelminthes sebagian besar merugikan manusia karena bersifat parasit, baik di dalam tubuh manusia maupun mahkluk hidup lainnya ( tumbuhan )
Beberapa Contoh anggota platyhelminthes yang parasit pada manusia :
• Ascaris lumbricoides/ cacing perut
• Ancylostoma duodenale ( cacing tambang di Asia/Afrika )
• Necator americanus ( cacing tambang Amerika )
• Oxyuris vermicularis ( cacing kremi )
• Filaria branchofti ( cacing filarial ), penyebab kaki gajah / elephantiasis
• Trichinella spiralis ( cacing otot )
Contoh anggota yang parasit pada tanaman :
• Heterodera radicicola
Belum ada laporan secara meyakinkan mengenai peranan anggota nemathelminthes yang menguntungkan manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)